serdadu tridatu suporter

 

Sentralbali.com Bali United peserta liga satu yang berhomebase di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, memuncaki klasemen sementara, setelah Minggu (13/8/2017) malam mengalahkan Madura United 5-2. Kemenangan  besar diperlihatkan  Bali United,  babak pertama langsung unggul lebih dulu 3 gol lewat  sumbangsih Nick Velden menit ke-6 , sebelum di perbesar sepasang gol Comvalius menit 14 dan 22, sekaligus menghantarkan tim serdadu tridatu unggul  3-0.

Gol ketiga Bali United dicetak Comvalius melalui titik pinalti, setelah wasit asal Australia Evans Robert menunjuk titik putih, akibat pelanggaran pemain Madura United, Cameron Watson. Ketinggalan  3 gol,  membuat Madura United  gencar melakukan serangan terutama dari sisi kanan pertahanan lawan, yang akhirnya  mampu memperkecil ketinggalan 3-1. Gol tersebut  dicetak Fabiano dari titik pinalti, memanfaatkian pelanggaran Abdul Rahman terhadap Bayu Gatra.  

Tampilan babak kedua, peluang Madura United untuk mengejar ketinggalan semakin tipis  menyusul gol hatrick Comvalius  menambah  Bali United  unggul 4-1  pasca tendangan  penalti menit  ke-63 gagal dihalau kipper Madura United . Kemenangan Bali United semakin besar setelah I Gede Sukadana menorehkan  namanya di papan skor, usai mencetak gol menit ke-66.

sukadana

 

Namun demikian tim yang memperoleh dukungan dari k-cong mania mampu memperkecil ketinggalan. Melalui aksi individu  Bayu Gatra sukses mencetak gol di menit ke-83. Hingga pertandingan berakhir, Bali United berhasil  mematri  kemenangan 5-2 atas  Madura United.

Dari hasil ini  tuan rumah   mendongkel Madura United yang sebelumnya berada  puncak klasemen sementara Liga 1. Keberhasilan tersebut  kata pelatih Bali United Widodo Cahyono Putro, berkat kecerdikan pemain memanfaatkan kelemahan lawan yang sebelumnya menggenggam status pimpinan klasemen sementara liga satu.

“Pemain Bali United, mampu memanfaatkan kelemahan lawan yang diyakini overconfident, dan itu benar-benar terjadi,” kata Widodo.

Sukses besar ini dinilai Widodo sebagai modal membangkitkan semangat berlipat-lipat untuk menatap laga berikutnya. Kepada awak media Pelatih Madura United Gomes de Oliveira menjelaskan timnya terkejut dengan gol cepat tuan rumah. Mental pemain semakin tertekan ketika gol tambahan dari titik pinalti. Namun  utusan pemain Madura United Bayu Gatra menilai jika timnya tidak beruntung padahal banyak peluang di depan mata.

“Banyak peluang tapi hanya 2 gol yang tersarang ke gawang Bali United, benar-benar dewi fortuna tidak berpihak kepada kami,” kilahnya.

 

SmartNews.Com