IMAGE
KONI Bali ‘Jemput Bola’ Dukungan PON XXI
Senin, 25 Desember 2017
      Sentralbali.com -  Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bali tak mau berpangku tangan. Pasca Musorprov dan Suwandi... Read More...
IMAGE
Tidak Ada Lawan, Suwandi Kembali Pimpin KONI Bali
Minggu, 17 Desember 2017
        Sentralbali.com – Sidang Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI)... Read More...
IMAGE
Di Singapura, Kontingen Bali Juara Umum
Selasa, 12 Desember 2017
      Sentralbali.com – Kontingen Judo Bali berhasil meraih gelar Juara Umum setelah menggaet 9 medali emas, 2 perak dan 2... Read More...
IMAGE
Pangdam : Menuju Organisasi Sehat Evaluasi Wajib Dilakukan
Sabtu, 02 Desember 2017
    Sentralbali.com  –  Komunikasi yang efektif dan evaluasi terprogram salah satu penentu keberhasilan tidak hanya... Read More...
IMAGE
Rai Mantra Kecewa Berat Cabor Unggulan Dicoret
Sabtu, 18 November 2017
    Sentralbali.com  – Walikota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra mengaku sangat kecewa Pekan Olahraga Provinsi... Read More...
IMAGE
Hasil Akhir Porprov Bali XIII/2017 di Gianyar
Sabtu, 18 November 2017
    PEROLEHAN MEDALI TERAKHIR PORPROV BALI XIII/2017   Medali Akhir Porprov Bali XIII di Gianyar, 17-23 September 2017 No. Kontingen... Read More...
IMAGE
Wagub Bali Beri Restu Suwandi Pimpin KONI 2017-2021
Minggu, 29 Oktober 2017
      Sentralbali.com  – Meski Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI Bali akan berlangsung 16 Desember 2017 di... Read More...
IMAGE
ISM Gugat Tiga Perusahaan di Bali
Jumat, 27 Oktober 2017
    Sentralbali.com  –  Kuasa Hukum PT Inter Sport Marketing (ISM) pemegang hak cipta piala dunia 2014 mempermasalahkan... Read More...
IMAGE
Jokowi Bagikan 1000 KIP dan 1000 Kartu PKH
Rabu, 27 September 2017
    Sentralbali.com  – Presiden Joko Widodo menegaskan pentingnya pemberian gizi bagi anak. Walau hidup sederhana, sebaiknya... Read More...
IMAGE
Porprov Bali XIII, Gianyar dan Denpasar Raih Emas
Rabu, 06 September 2017
    Sentralbali.com – Prestasi Tim Basket Putri Gianyar berlanjut, setelah masuk final, mampu menyudahi perlawanan tim basket... Read More...
IMAGE
Coki Sumbang Emas SEA Games Pemicu Semangat Atlet Lainnya
Rabu, 30 Agustus 2017
    Sentralbali.com – Karateka Bali peraih medali emas SEA Games 2017 di Malaysia, Cokorda Istri Agung Sanistyarani diyakini... Read More...
IMAGE
Presiden Jokowi Resmikan Countdown Asian Games
Minggu, 20 Agustus 2017
    Sentralbali.com –  Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, secara resmi menandai peluncuran 365 hari jelang Indonesia... Read More...
IMAGE
Jenderal Komaruddin Sebut 675 Orang Aktivitasnya Dipantau
Rabu, 16 Agustus 2017
  Sentralbali.com –  Hasil deteksi dini selama tahun 2016 di wilayah Kodam IX/Udayana terdapat sekitar 675 orang yang menganut paham... Read More...
IMAGE
Liga 1, Bali United Dongkel MU
Senin, 14 Agustus 2017
  Sentralbali.com – Bali United peserta liga satu yang berhomebase di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, memuncaki klasemen... Read More...
IMAGE
Pangdam IX/Udayana Serahkan Senjata Api Kepada Gubernur
Minggu, 13 Agustus 2017
  Sentralbali.com – Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Komaruddin S., S.I.P., M.Sc., menyerahankan Senjata Api dari Panglima TNI kepada... Read More...
IMAGE
Panglima TNI : Waspadai Benih-Benih Perpecahan
Minggu, 06 Agustus 2017
  Sentralbali.com – Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menegaskan pentingnya mewaspadai benih-benih... Read More...
IMAGE
Disetujui Pusat, Stadion Internasional di Bali
Jumat, 04 Agustus 2017
      Sentralbali.com –  Wakil Gubernur Bali I Ketut Sudikerta menegaskan, pemerintah pusat telah menetapkan 6 item... Read More...
IMAGE
Dankodiklat Tutup TMMD di Klungkung
Rabu, 02 Agustus 2017
  Sentralbali.com – Dankodiklat, Letjen TNI Agus Kriswanto, menutup TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-99 tahun 2017 di wilayah Kodim... Read More...
IMAGE
Cok Ace : Bali 'Kecolongan'
Senin, 31 Juli 2017
    Sentralbali.com –  Dua puluh delapan warga Negara Asing (WNA) berkewarganegaraan Cina dan Taiwan, bersama 4 Warga Negara... Read More...
IMAGE
Keberadaan SMSI Lindungi Nara Sumber
Kamis, 27 Juli 2017
        Sentralbali.com – Tofan Mahdi, Head of Public Relations PT Astra Agro Lestari Tbk dan Juru Bicara GAPKI (Gabungan... Read More...
Bali Sumbang 9 Atlet di Asian Para Games 2018

12 January 2018

 

 

Sentralbali.com Provinsi Bali mempunyai andil membesarkan merah putih di pesta olahraga atlet difabilitas. Masih dalam ingatan Nengah Widiasih asal Karangasem meraih medali perunggu angkat berat kelas 41 kg untuk kontingen merah putih pada kejuaraan bergengsi Paralympic ...

SELENGKAPNYA

EDITORIAL

Porprov Bali XIII Berakhir Sisakan PR Besar
02 Okt 2017 11:09 - SupriyonoPorprov  Bali XIII Berakhir Sisakan PR Besar

    Sentralbali.com  –  Gelaran multi event olahraga dua tahunan di Gianyar telah berakhir ditutup Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta, mewakili Gubernur Bali Made Mangku Pastika. Kontingen Badung mempertahankan gelar juara untuk kali ke-7 secara berturut-turut. Inti dari sambutan Gubernur yang disampaikan Wakil Gubernur Ketut Sudikerta, minta kepada Gianyar untuk [ ... ]

ARTIKEL LAIN

Panpel Porprov Klarifikasi Pembukaan Porprov

kiri Jagrasunu pande made purwata dan alit


 

Sentralbali.com  Panpel tuan rumah Porprov Bali meliputi Ketut Jagrasunu, Pande Made Purwata dan Alit, akhirnya meluruskan seputar pembukaan Porprov Bali terkhusus Wakil Gubernur Bali, Ketut Sudikerta yang mewakili Gubernur Bali, Made Mangku Pastika pada pembukaan Porprov Bali XIII/2017 lalu, karena mis komunikasi.

Pande Purwata selaku Ketua Pelaksana Porprov Bali XIII/2017, menjelaskan, jika sejatinya hal itu hanya mis komunikasi, yang sebenarnya Wagub diberikan sambutan, namun kurang sabar menunggu.

“Skenarionya sudah jelas terpampang pada susunan acara, pak Wagub itu memberikan pidato di puncak acara. Artinya, kita sudah memberikan waktu untuk berpidato tapi tak dilakukan. Seperti rundown yang ada, pak Wagub diberikan waktu pidato sebelum menekan sirine symbol dibukanya Porprov Bali. Tapi pak Wagub langsung membuka Porprov Bali hanya menekan sirine,” jelas Pande Purwata, Senin (18/9/2017).

Informasi dimasyarakat sangat beragam, karena itu perlu penjelasan sehingga tahu permasalahan utama. Wagub sejatinya sudah diplot untuk menyampaikan pidato, yang dikaitkan dengan sendratari kolosal bertajuk Brahma Murti, karena sendratari itu ada kaitanya dengan penyulutan api Porprov, dan setelah itu baru Wagub pidato.

“Memang tidak ada salah di rundown hanya pembukaan Porprov ini berbeda dengan event-event sama sebelumnya. Untuk menerapkan perubahan mengarah ke lebih baik memang diperlukan perjuangan, ya salah satunya diterapkan pada pembukaan Porprov Bal 2017,” kilah Pande Made Purwata.

Ketua Umum KONI Bali, Ketut Jagrasunu menyanggah tidak ada pembayaran tiket masuk saat berlangsungnya pembukaan Porprov. Bila ada tiket masuk yang dikabarkan dijual Rp 30 ribu, ditegaskan tidak benar. “Bagaimana bisa menjual tiket, kan penjaganya dari pihak kepolisian dan TNI. Apalagi jelas-jelas di tiket ada tulisan gratis,” terang Jagrasunu.

Termasuk untuk jumlah kontingen yang dibatasi maksimal 200 orang itu karena lapangan rumput tidak akan menampung jumlah peserta satu kontingen lebih dari itu. “Intinya semuanya telah kami siapkan dengan matang, termasuk sudah dihelatnya gladi bersih,” pungkas Jagrasunu.

Inti dari persoalan semua ini diakui kurang melakukan komunikasi dengan pihak-pihak terkait terutama dengan KONI Bali selaku penanggung jawab Porprov Bali. “Menjadi pembelajaran bagi kami agar tidak terulang kembali pada penutupan Porprov Bali nanti,” jelasnya.

 

 

Rai Mantra Serahkan Bonus Atlet Porsenijar Kota Denpasar

penyerahan bonus

 

 

 

Sentralbali.com-Walikota Denpasar, I.B Rai Dharmawijaya Mantra, Rabu (26/10/2016) bertempat di Gedung Santi Graha menyerahkan bonus kepada sejumlah atlet dan pembina Kota Denpasar yang berhasil meraih medali emas, perak, dan perunggu pada Porsenijar Provinsi Bali, yang berlangsung 2 s/d. 9 Juni 2016.

Jumlah atlet yang berhasil meraih medali emas sebanyak 205 orang, perak 223 orang, dan perunggu 354 orang. Sementara di Cabang Seni Denpasar meraih 11 emas, 8 perak dan 5 perunggu.

Walikota Rai Mantra yang didampingi Wakil Ketua KONI Denpasar, I Nyoman Mardika serta Humas KONI Denpasar, I Dewa Gede Rai, dalam kesempatan tersebut merasa bangga serta salut kepada atlet maupun pembina yang telah mengharumkan Kota Denpasar dan berhasil mendulang medali pada ajang Porsenijar Bali.

“Mudah-mudahan hal ini menjadi spirit dari pada atlet kita untuk memberikan yang terbaik bagi dunia olahraga kita di Kota Denpasar, jangan melihat dari segi nilainya namun ini merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kota Denpasar kepada para atlet dan pembina yang telah berhasil mengharumkan nama Kota Denpasar,” pungkas Rai Mantra.

Kabid Pemuda dan Olah Raga Disdikpora Kota Denpasar, I Ketut Sudana, mengatakan  kontingen Kota Denpasar selalu berhasil meraih Juara Umum dalam setiap hajatan Porsenijar Tingkat Provinsi Bali.  Sementara untuk bonus yang diberikan kepada para atlet yang meraih medali emas mendapat bonus senilai Rp 1.500.000-, perak Rp 750.000, perunggu Rp 600.000, sementara  pembina memperoleh bonus  Rp 1.500.000,-  

“Kedepan kami berharap para atlet mampu mempertahankan maupun meningkatkan prestasinya sehingga bisa meraih hasil yang terbaik,” kata Sudana.  

 

Indra Sjafri : Fokus ‘Poles’ Bali United

IMG 79

 

Sentralbali.com-Manager coach Bali United, Indra Sjafri menyatakan mundur dari bursa calon pelatih tim nasional Indonesia setelah mengikuti program fit and proper test di Jakarta hari Rabu (1/6/2016).

 

Pelatih yang sukses bersama tim nasional Indonesia U-19 tersebut mengutarakan alasannya terkait pengunduran dirinya sebagai kandidat pelatih tim nasional Indonesia.

 

"Saya rasa saat ini situasi di PSSI belum kondusif walaupun sudah terbebas dari sanksi FIFA. Situasi tersebut pastinya akan mengganggu persiapan timnas dalam mengkuti berbagai turnamen. Hal yang nantinya akan berujung pada tidak maksimalnya penampilan timnas di turnamen yang diikuti," ujar Indra Sjafri, Sabtu (4/6/2016).

 

"Dengan pertimbangan tersebut saya putuskan menarik diri dari calon pelatih timnas dan fokus untuk melanjutkan program saya di Bali United. Sekarang saya hanya fokus untuk membangun tim yang kuat bersama Bali United dan memajukkan sepak bola Bali," imbuh Indra Sjafri.

 

Indra Sjafri juga sekaligus menyampaikan permintaan maafnya terhadap pihak-pihak yang menyayangkan pengunduran dirinya sebagai kandidat pelatih tim nasional Indonesia.

 

"Terima kasih kepada banyak pihak yang sudah mendukung saya untuk menjadi pelatih tim nasional Indonesia. Namun saya juga meminta maaf yang sebesar-besarnya karena berbagai pertimbangan, saat ini saya fokus di Bali United dulu. Keputusan ini bukan berarti saya tidak mencintai timnas Indonesia. Menangani timnaspasti akan menjadi kebanggaan untuk seluruh pelatih, namun sekarang belum saatnya untuk saya. Saya akan tetap mendukung dan mendoakan semoga timnas bisa meraih berbagai prestasi di setiap turnamen yang diikuti, siapa pun yang nanti akan menjadi pelatihnya," tutup Indra Sjafri.

 

PPLP Bali Juara Umum Kejurnas Cabor Pencak Silat

silat pplp

 

 

 

Sentralbali.com-Kedikjayaan cabang pencak silat kalangan pelajar Bali masih diperlihatkan di level nasional. Pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) antara Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) Cabor Pecak silat berlangsung di Manado Sulawesi Utara, 11-15 Oktober 2016, Bali tampil sebagai juara umum dengan meraih 3 medali emas dan 2 medali perunggu.

 

Juara dua di event ini ditempati DKI Jakarta dengan 2 emas, 5 perak dan 2 medali perunggu, disusul Jawa Barat 1 emas, dan 4 medali perunggu, dan Jambi serta Sulawesi Selatan berada diperingkat empat dan lima nasional.

 

Pelatih kepala PPLP Bali Cabang olahraga pencak silat, I Gusti Made Semarajaya, Minggu (16/10) menjelaskan, event tersebut melibatkan 36 PPLP termasuk PPLPD termasuk Sekolah Olahraga (SKO) Ragunan dan Kalimantan Timur. “Total medali yang diperebutkan 16 medali emas, Bali meraih 3 medali emas, sekaligus tampil sebagai juara umum Kejurnas PPLP,”ujar Pelatih Kepala PPLP Bali I Gusti Made Semarajaya.

 

Raihan 3 mendali emas yang diukir pesilat kalangan pelajar penghuni PPLP Bali dipersembahkan Ni Kadek Ayu Liani yang turun di kelas A putri, I Wayan Artawan kelas B putra dan Ni Kadek Diani Putri kelas F putri. Kemudian 2 medali perunggu diraih, I Gede Sukrata kelas F putra, I Gede Arua Widyantara kelas C putra.

 

Menurut Semarajaya, pesilat PPLP Bali didampingi pelatih Ketut Nuana Putra dan Kadek Satra, seluruhnya tampil di nomor laga putra-putri. Dengan hasil tersebut menjadi gambaran bahwa prospek pencak silat Bali menjanjikan di masa mendatang.

 

“Di gudangnya atlet yakni di sekolah-sekolah, Bali telah membuktikan juara umum, artinya kaderisasi pencak silat di Bali terjaga dengan baik dari semua tingkatan dari pelajar hingga umum, mengingat para pelajar ini sebagai embrio patriot olahraga yang tampil pada PON remaja mendatang,” katanya.

 

Di nomor laga, kata Semarajaya unsur sportivitasnya tinggi dibanding nomor seni dalam hal penilaian, karena itu kematangan teknik dan mental menjadi modal bagi pesilat tersebut. Ketika pesilat yang membawa pulang medali tersebut mampu menyudai rival-rivalnya dengan kemenangan mutlak. “Mereka itu dari kalangan pelajar SMP dan SMA/SMK sudah memperlihatkan kualitasnya dan asset di cabang silat untuk setiap event nasional,” jelasnya.

 

Lima Besar PPLP Cabor Silat Kejurnas Pencak Silat

No. Kontingen Emas Perak Perunggu
1. Bali 3 - 2
2. DKI Jakarta 2 5 2
3. Jawa Barat 1 - 4
4. Jambi 1 - 1
5. Sulawesi Selatan 1 - -

Sumber : Panitia Kejurnas antar PPLP

 

BPMD Gianyar Galang Percepat Pencairan Siltap Perangkat Desa

2

Sentralbali.com-Percepat pencairan Penghasilan Tetap (Siltap) Perangkat Desa dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes), Pendamping Desa se-Kabupaten Gianyar satukan pemahaman terkait penyelarasan APBDes dengan pelbagai aturan di Kemendagri, Pemdes dan Sistem Keuangan Kabupaten Gianyar.

Hal tersebut terungkap saat puluhan Pendamping Desa (PD), Pendamping Lokal Desa (PLD) dan Tenaga Ahli (TA) Kabupaten gelar rapat bersama Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) Kabupaten Gianyar, di Aula Pendopo Kantor Bupati Gianyar, Rabu (16/3/2016).

Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Gianyar, Kadek Suardika mengatakan keterlambatan pencairan Siltap dan biaya operasional desa dalam pelaksanaan APBDes 2016 tidak terlepas dari peranan perangkat desa.

Penyelarasan APBDes dengan pelbagai aturan yang tersedia baru bisa dilaksanakan pemerintahan desa setelah APBD Kabupaten Gianyar tahun 2016. Sedangkan APBD Kabupaten Gianyar ditetapkan akhir Desember 2015 ditetapkan. Sehingga membuat perangkat desa kelabakan dalam menyusun anggaran yang semestinya ditetapkan sebelum tahun 2016.

Menurutnya desa banyak mengalami keterlambatan dalam penyusunan APBDes, hal tersebut juga disebabkan regulasi yang dikeluarkan pemerintah pusat hingga kabupaten baru bisa diinformasikan ke desa awal tahun 2016.  

Seharusnya PD dan PLD pada bulan Januari hingga Maret ini memfasilitasi pemerintahan desa dalam persiapan pelaksanaan APBDes. Apalagi para TA, PD dan PLD dikontrak Januari 2016. Namun, diakui dalam perjalanan tugasnya PD dan PLD lebih banyak mendampingi desa dalam penyelarasan APBDes agar sesuai dengan aturan.

“Sedangkan ada sebagian TA dan PD yang akan berakhir masa kontraknya di bulan Maret 2016, semoga saja tidak berdampak terhadap pendampingan desa kedepan,”papar Suardika.

Perbekel Bukian Kecamatan Payangan, I Made Juniarta membenarkan hal tersebut, pihaknya juga sangat sulit dalam menyususn APBDes karena keterbatasan SDM di desa. Pada penyusunannya pihak desa bersama pendamping sering lembur agar APBDes bisa cepat kelar. Jika tidak ada pendamping, kemungkinan aparat desa akan sangat kesulitan dalam menyususn APBDes dan mungkin tidak akan pernah selesai. Apalagi di desa tidak semua perangkat desa menguasai komputer.

“Kami sudah berusaha optimal dalam menyususn APBDes, hanya saja antara penetapan APBDes harus menunggu pagu anggaran yang ditetapkan APBD Kabupaten Gianyar 2016,”terangnya.

Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) Kabupaten Gianyar, I Ketut Suweta mengapresiasi kinerja PD, PLD dan TA. Keterlambatan pencairan dana APBDes dan oprasional pemerintahan desa hampir dialami seluruh desa se-Indonesia.

Kebijakan pemerintah pusat dengan menggelontor anggaran besar ke desa diakui awalnya masih mengalami pelbagai penyesuaian. Apalagi kualitas SDM desa juga seharusnya ditingkatkan terlebih dahulu.

 “Selama ini syukur ada pendamping desa, dengan itu pemerintahan desa sudah banyak kendala, apalagi tanpa pendamping, bisa dibayangkan bagaimana perjalanan pemerintah desa nantinya,” jelas Suweta.

 

SmartNews.Com