IMAGE Pelayanan Pastoral Gereja Katolik di Denpasar Dihentikan
Sabtu, 21 Maret 2020
          Sentralbali.com - Mencermari gejala wabah penyebaran virus Corona yang semakin meluas bahkan ancaman yang kini semakin nyata, Gereja Katolik Keuskupan Denpasar yang mewilayahi Bali dan NTB, menghentikan semua jenis pelayanan Pastoral, seperti ibadat ekaristi di... Read More...
IMAGE LPP RRI Konsen Membangun Toleransi
Senin, 09 September 2019
        Sentralbali.com - Dewan Pengawas (Dewas) LPP RRI Hasto Kuncoro memastikan Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia memiliki konsen terhadap rasa toleransi yang merupakan representasi dari Pancasila. Mempertebal toleransi yang dilakukan RRI melalui... Read More...
IMAGE Ubud Bali, Menuju Destinasi Gastronomi Dunia
Kamis, 13 Juni 2019
      Sentralbali.com - Organisasi Pariwisata Dunia atau United Nations World Tourism Organization ( UNWTO ) akan menetapkan Desa Ubud sebagai destinasi gastronomi/kuliner standar global.  Ketua Tim Percepatan Pengembangan Wisata Kuliner dan Belanja Kementerian Pariwisata... Read More...
IMAGE PKB Jadi Ajang Pelestarian Seni Tradisi Yang Hampir Terlupakan
Selasa, 11 Juni 2019
    Sentralbali.com - Unjuk seni budaya rutin tahunan Bali terakbar lewat  Pesta Kesenian Bali (PKB), dalam waktu dekat  akan kembali digelar . Perhelatannya yang selalu ditunggu-tunggu oleh masyarakat, terus mendapat penyempurnaan dari Pemerintah Provinsi Bali yang disesuaikan... Read More...
IMAGE Gubernur Koster Ingin Bali Jadi Contoh Pengamalan Bhinneka Tunggal Ika
Senin, 01 April 2019
      Sentralbali.com - Gubernur Bali Wayan Koster ingin memperkuat citra Bali sebagai kawasan yang terdepan dalam pengamalan konsep Bhinneka Tunggal Ika. “Bali selama ini sudah menjadi percontohan bagi daerah lain sebagai daerah yang menjunjung tinggi toleransi di tengah... Read More...

Denpasar Lestarikan Angklung

angklung1

 

Sentralbali.com-Angklung yang mulai jarang diminati kembali dibangkitkan oleh Sekaa Angklung Brahmara Sni Banjar Bun, Kelurahan Dangin Puri, Kecamatan Denpasar Timur yang memperoleh kehormatan tampil di ajang PKB XXXVI sebagai Duta Kesenian Kota Denpasar, Rabu (2/7/2014) di Kalangan Angsoka, Taman Budaya Denpasar.

Yang beda gamelan angklung dari abad ke-18 ini masih terawat dan kondisinya kelihatan sangat bagus. Sebanyak 28 penabauh dari kalangan anak muda dan dewasa menampilkan 4 jenis garapan tabuh.

"Gamelan yang ditampilkan ini benar-benar berasal dari Br. Bun, karena sejak jaman kolonial berlanda belum pernah di rubah, meski para penglisir (sesepuh,red) menanam gamelan ini pada sumur tua agar tidak dirampas Belanda," ujar Jero Mangku Made Aya.

Menurutnya gamelan tersebut baru diangkat setelah Indonesia merdeka. Seka gamelan angklung telah berada sejak dahalu, dan Ia tidak tahu sekaa sekarang ini generasi keberapa, dan sekaa ini yang melestarikan gamelan angklung. Untuk penampilan tabuh klasik Dinas Kebudayaan Kota Denpasar menunjuk sekaa ini mengingat gamelan sifatnya sakral.

Jero Mangku Made Aya menambahkan memainkan jenis gamelan ini terbilang lebih susah dari tabuh lainnya karena kotekannya banyak dan sulingnyapun berbeda. "Kami bersyukur sekaa ini diberi kesempatan untuk tampil pada ajang PKB dan memperkenalkan pada masyarakat luas tentang keberadaan gamelan angklung sakral ini," ujarnya.

Sekaa Angklung Brahmara Sni yang dibina I Nyoman Sudarma menampilkan empat tabuh diantaranya tabuh kemang tangis, tabuh ngisep jegogan, tabuh jaring bukal dan tabuh bebatelan. Menurutnya selama ini sedikit generasi muda yang tertarik mempelajari tetabuhan ini mengingat tingkat kesulitan yang cukup tinggi. "Kami sangat setuju dengan program pemerintah yang memberikan kesempatan dalam menampilkan tabuh klasik.

koniidulfitri
SmartNews.Com