IMAGE Podium Bali Bebas Bicara Apa Saja Soal Stok Pangan
Minggu, 03 Juni 2018
    Sentralbali.com – Akhir Bulan Mei hingga Juni tahun 2018 ini umat beragama di Bali menjalankan beberapa hari raya besar. Umat Hindu misalnya merayakan hari raya Galungan dan Kuningan. Sedangkan Umat Islam akan merayakan Hari Raya Idul Fitri yang didahului dengan bulan puasa. ... Read More...
IMAGE Wabup Sutjidra Buka Puasa Bersama
Minggu, 03 Juni 2018
    Sentralbali.com – Bertepatan dengan Hari Lahirnya Pancasila pada hari Jumat, 1 Juni 2018, Wakil Bupati Buleleng, dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG bersama dengan Ny. Ayu Wardhany Sutjidra menghadiri acara buka puasa bersama. Buka puasa bersama ini di Masjid Agung Jamik, Jumat... Read More...
IMAGE Aldila Sarti dan Ismail Wakil Bali ke PTQ Nasional
Senin, 21 Mei 2018
        Sentralbali.com - Aldila Sarti dan Ismail Marzuki ditetapkan sebabgai  juara Qori dan Qori’ah  cabang Tilawah pada Pekan Tilawatil Qur’an (PTQ) Lembaga Penyiaran Publik (LPP) RRI Denpasar sekaligus berhak mewakili Bali  di event sama tingkat... Read More...
IMAGE SAS Gelar Buber Awal Puasa “Jalin Persahabatan”
Minggu, 20 Mei 2018
        Sentralbali.com– Menjamu orang saat berbuka, merupakan perbuatan yang mulia. Pahalanya sama seperti orang yang berpuasa. Adapun mengenai menunya, sederhana, tapi sudah lebih dari cukup. Kedepan, musholanya yang perlu ditata, agar di bagian luar bisa digunakan untuk... Read More...
IMAGE K3S Buleleng Serahkan 250 Paket Sembako
Selasa, 13 Maret 2018
    Sentralbali.com – Sebanyak 250 paket sembako dan makanan diserahkan kepada para lansia masing-masing di dua kelurahan, dan panti asuhan. Sebanyak 80 paket diserahkan kepada pasien kurang mampu di RSUD Kabupaten Buleleng.  Selanjutnya 35 paket kepada lansia di Kelurahan... Read More...

KONI Bali Galau? Mencermati Bidikan Bali 30 Emas PON Papua

koni Bali terima penghargaan dari koni pusat

 

 

 

Sentralbali.com – Pasca gagal Bidding host PON XXI, KONI Bali mulai menatap prestasi di PON XX/2020 di Papua. Hanya saja incaran prestasi itu memperlihatkan KONI Bali semakin galau, awalnya mengincar posisi 5 besar, tapi belakangan mengubah bidikan yakni target mendapat 30 medali emas, atau naik 5 keping emas dibanding PON XIX Jabar.

Incaran 30 medali emas diyakini super berat, apalagi membidik 5 besar nasional. KONI Bali harus realistis dalam memasang target, dengan berkaca calon pesaing dan melihat pula raihan medali PON Jabar. Apalagi cabang olahraga criket yang menyumbang 2 medali emas pada PON Jabar tidak kondusif. 13 atlet yang mempunyai andil kabur ke Papua dan DKI Jakarta.

Peringkat 5 di PON Jabar ditempati oleh Kalimantan Timur, sedangkan dibawah Bali Riau dan Papua. Saat di Jabar, kontingen Papua mengumpulkan medali emas selisih 3 dengan Bali, tapi Papua pada PON XX/2020 bukan lagi seperti Papua saat beraksi di PON Jabar. Diyakini Papua mengincar posisi 4 karena untuk bersaing dengan Jabar, Jatim dan DKI sepertinya tidak mungkin.

Sasaran Papua menggeser Jawa Tengah yang menempati peringkat 4. Secara otomatis Jawa Tengah seperti kontingen lainnya berupaya menambah capaian medali dari sebelumnya, begitu pula Kalimantan Timur, yang berlimpah rupiah tidak akan tinggal diam untuk meningkatkan kepingan medali emas.

Bagaimana dengan Bali? Realitasnya adalah bersaing dengan Riau yang di Jabar dibawah satu strep dengan Bali. Peringkat 7 atau turun satu strep dengan capaian 30 medali emas dinilai ada peningkatan prestasi, karena diprediksi Jawa Tengah dan Kalimantan Timur juga berpeluang mendapat tambahan emas dengan estimasi terdapat cabor olahraga yang baru.

Memperingati HUT ke-80 KONI, sekaligus memberi penghargaan kepada 6 pelaku olahraga di Pulau Dewata, membuktikan betapa besar perhatian KONI Bali terhadap mereka-mereka yang sejak lama memberi andil terhadap kemajuan dunia olahraga. Begitu pula Ketua Umum KONI Bali Ketut Suwandi, dengan kiprahnya yang positif, oleh KONI Pusat diganjar dengan penghargaan.

Tentu tidak sekedar memberikan penghargaan,  KONI Pusat diyakini mempunyai harapan besar terhadap pelaku olahraga di tingkat provinsi, sebagai ujung tombak pembinaan menuju nasional. Jelasnya kepemimpinan Ketut Suwandi periode ke-2 semakin berat. Pertama harus mempertahankan torehan prestasi ranking 6 nasional yang diraih pada PON di Jabar. Sementara KONI Bali dihadapkan hilangnya peluang mempertahankan 2 keping medali emas dari criket, yang atletnya sudah tidak mau lagi membela Bali.

Tapi bidikan 30 medali emas itu bisa saja dicapai, sepanjang komitmen KONI Bali jelas, terkait pembinaan plus menggarap cabang olahraga gudangnya medali seperti dayung, menembak, panahan dan selam, dan cabang olahraga yang baru resmi di PON bisa memberi kontribusi medali seperti petanque, gateball dan muaythai. Sementara yang prestasi pada PON Jabar harus tetap eksis.

Pertanyaan yang sangat mendasar, mampukah KONI Bali mempertahankan pamornya minimal masuk urutan 6 besar pada PON XX/2020 di Papua.(Supriyono, Wartawan Utama / 6308-PWI/WU/DP/IX/2013/07/03/66).

 

10 Besar Peraih Medali PON XIX Jabar 2016

No. Kontingen           Emas   Perak  Perunggu

1.Jabar                         217      157      157

2.Jatim                         132      138      134

3.DKI Jakarta              132      124      118

4.Jawa Tengah              32        56        85

5.Kalimantan Timur     25        41        73

6.Bali                           20        21        35

7.Riau                          18        26        27

8.Papua                        17       19        32

9.Sumatera Utara         16       17        33

10.Yogyakarta              16        16      25

SUMBER : Panpel PON XIX/2016 Jabar

 

 

SmartNews.Com