IMAGE RRI Gelar Wayang Cenk Blonk
Kamis, 28 Februari 2019
    Upaya Mendongkrak Partisipasi Pemilih Pemula Sentralbali.com - Penggemar Wayang Cenk Blonk memadati halaman: Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI) Stasiun Denpasar, Selasa (26/2) malam. Pementasan tersebut menjadi pamungkas dari sosialisasi gerakan... Read More...
IMAGE LPP RRI Gelar Lomba Bondres Sosialisasi Gerakan Cerdas Memilih
Kamis, 28 Februari 2019
          Sentralbali.com  - Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI) menggelar kegiatan bertajuk "Sosialisasi Gerakan Cerdas Memilih Melalui Lomba Bondres se-Bali". Kegiatan yang berlangsung di Panggung Terbuka RRI Denpasar, Selasa (26/2/2019)... Read More...
IMAGE Pemprov Bali Respon Cepat Warga Miskin di Klungkung
Selasa, 26 Februari 2019
    Sentralbali.com - Pemberitaan di media yang menyebutkan adanya warga miskin di Dusun Gembalan, Desa Selat, Klungkung membuat Pemerintah Provinsi Bali melalui Dinas Sosial langsung ke lokasi untuk melihat kondisi warga miskin tersebut.   Kepala Dinas Sosial Provinsi Bali Dewa... Read More...
IMAGE 163 Ogoh-Ogoh Di Denpasar Berebut 32 Besar
Rabu, 20 Februari 2019
    Sentralbali.com - Pendaftaran lomba ogoh-ogoh serangkaia menyambut Nyepi Caka 1941 tahun 2019 di Kota Denpasar telah berakhir. Dari pendaftaran yang telah dibuka sejak 18 Januari,  berdasarkan data dari Dinas Kebudayaan Kota Denpasar, sebanyak 163 oogoh-ogoh dari STT di empat... Read More...
IMAGE Buleleng Siap Gelar Kolaborasi Seni Budaya dengan RRT
Rabu, 20 Februari 2019
      Sentralbali.com - Di awal tahun 2019 ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng melalui Dinas Pariwisata dan Dinas Kebudayaan akan menggelar kolaborasi seni budaya Buleleng dengan kesenian Republik Rakyat Tiongkok pada Rabu 20 Pebruari 2019 di Gedung Kesenian Gde Manik... Read More...

KONI Bali Harusnya Beri Perlakuan Sama

Seniweca dan rudy santoso

 

 

Sentralbali.com Sepintas rukun tapi riilnya ada dualisme kepengurusan Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bali hasil Musprov, 5 Maret atas nama Rudy Santoso dan Musprov tanggal 8 April menghasilkan ketua Nyoman Seniweca.

KONI Bali berupaya menyelesaikan permasalah itu secara internal, oleh Wakil Ketua I KONI Bali, I Gusti Ngurah Oka Darmawan dibuka kran mediasi, tapi baru tahap I, dan jadwal tahap II batal dilakukan karena Rudy Santoso ada kesibukan yang tidak bisa ditinggalkan.

Lantas apa yang harus diperbuat KONI Bali selaku ‘orang tuanya’ Pengprov cabang olahraga? Bila condong di salah satu pihak atau menganaktirikan salah satu diantaranya tentu sangat tidak mendidik. Sebagai gambaran pasca Musprov IMI kubu Rudy Santoso, KONI Bali mengeluarkan rekomendasi dan telah dikirim ke Pengurus Pusat (PP) IMI. KONI Bali wajib memberlakukan hal sama kepada IMI pimpinan Nyoman Seniwseca, memberi rekomendasi kepengurusan ke PP IMI untuk memperoleh legalitas.

Selaku top organisasi KONI Bali tidak perlu risau, dan tidak perlu berpikir ruwet-ruwet lagi tentang surat menyurat yang dikirimkan PP IMI ke KONI Bali. Karena PP IMI terkesan memelihara dualisme ini untuk kepentingannya, terbukti dengan mudahnya memberi tugas kepada pengurus pusat untuk menghadiri acara yang digelar Rudy Santoso, dan begitu pula PP IMI memberi mandat kepada pengurusnya, mengutus dua orang hadir di Musprov yang digelar Nyoman Seniweca.

Bila PP IMI memberi mandate untuk menghadiri kegiatan Rudy Santoso dan Nyoman Seniweca, bukankah sama artinya mengakui keberadaan dualisme kepengurusan, namun jika mengacu AD/ART kepengurusan cabang olahraga tidak dibenarkan dualisme tersebut.

Lalu apa yang disasar PP IMI dengan dualisme IMI Bali?

Wakil Ketua II KONI Bali Marioto Subekti berharap kedua kubu untuk segera menyatu, karena tugas IMI sudah di depan mata. “Saya sangat prihatin bila kondisi terus berlarut-larut, sementara para atlet menanti hasil konkrit dari ketua IMI, apalagi Porprov Bali semakin mendekat. Tolong jangan korbankan atlet, lebih baik segera berbenah untuk menatap prestasi cabang otomotif Bali,” pintanya, Senin (24/4/2017).

Bidang Hukum dan Etika KONI Bali Fredrik Billy sependapat rekomendasi kepengurusan IMI Bali versi Nyoman Seniweca segera dikirim ke IMI Pusat. “Memang benar KONI Bali tidak mempunyai kewenangan untuk melegalkan organisasi olahraga anggotanya, sifatnya hanya merekomendasi kepada pengurus pusatnya, dan klimaksnya IMI Pusat yang menentukan langkah apa yang akan diperbuat,” ucap Billy. (Supriyono/ Pimpred Sentralbali.com) Uji Kompetensi Wartawan Utama 6308-PWI/ WU/ DP/ IX/2013/07/03/66.

 

SmartNews.Com