IMAGE Posyandu Paripurna Tahun 2018 Sasar 800 Balita
Rabu, 13 Juni 2018
      Sentralbali.com – Melalui 10 program pokok PKK salah satunya mewujudkan keluarga sehat PKK Kota Denpasar rutin melaksanakan posyandu paripurna yang menyasar langsung ke banjar-banjar. Demikian disampaikan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa IB Alit Wiradana... Read More...
IMAGE Podium Bali Bebas Bicara Apa Saja Soal Stok Pangan
Minggu, 03 Juni 2018
    Sentralbali.com – Akhir Bulan Mei hingga Juni tahun 2018 ini umat beragama di Bali menjalankan beberapa hari raya besar. Umat Hindu misalnya merayakan hari raya Galungan dan Kuningan. Sedangkan Umat Islam akan merayakan Hari Raya Idul Fitri yang didahului dengan bulan puasa. ... Read More...
IMAGE Wabup Sutjidra Buka Puasa Bersama
Minggu, 03 Juni 2018
    Sentralbali.com – Bertepatan dengan Hari Lahirnya Pancasila pada hari Jumat, 1 Juni 2018, Wakil Bupati Buleleng, dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG bersama dengan Ny. Ayu Wardhany Sutjidra menghadiri acara buka puasa bersama. Buka puasa bersama ini di Masjid Agung Jamik, Jumat... Read More...
IMAGE Aldila Sarti dan Ismail Wakil Bali ke PTQ Nasional
Senin, 21 Mei 2018
        Sentralbali.com - Aldila Sarti dan Ismail Marzuki ditetapkan sebabgai  juara Qori dan Qori’ah  cabang Tilawah pada Pekan Tilawatil Qur’an (PTQ) Lembaga Penyiaran Publik (LPP) RRI Denpasar sekaligus berhak mewakili Bali  di event sama tingkat... Read More...
IMAGE SAS Gelar Buber Awal Puasa “Jalin Persahabatan”
Minggu, 20 Mei 2018
        Sentralbali.com– Menjamu orang saat berbuka, merupakan perbuatan yang mulia. Pahalanya sama seperti orang yang berpuasa. Adapun mengenai menunya, sederhana, tapi sudah lebih dari cukup. Kedepan, musholanya yang perlu ditata, agar di bagian luar bisa digunakan untuk... Read More...

Diskusi Penguatan Institusi Kejaksaan

wiranto n jagung2

 

 

 

Sentralbali.com Jaksa Agung M. Prasetyo menilai perlunya  kejelasan posisi institusinya  apakah sebagai eksekutif, atau sebagai lembaga yudikatif, karena selama ini, Kejaksaan bekerja dalam ranah yudikatif.

Pada diskusi Mewujudkan Kemandirian Peradilan dalam Pembangunan Nasional untuk Meningkatkan Terlaksananya Penanganan Perkara yang Berkualitas, di Nusa Dua, Rabu (14/2/2018) Jaksa Agung M. Prasetyo menegaskan, untuk mengarah pada proses penegakan hukum di Indonesia agar bisa berjalan dengan adil, diperlukan kejelasan status kejaksaan.

“Diperlukan kejelasan di mana posisinya berada, apakah sebagai eksekutif, atau sebagai lembaga yudikatif, karena selama ini, Kejaksaan bekerja dalam ranah yudikatif. Namun, di sisi lain, Kejaksaan juga bagian dari eksekutif,” kata M. Prasetyo.

Kejelasan tersebut sangat penting karena salah satu dasar untuk bisa memenuhi harapan masyarakat terhadap keadilan. Sementara itu,  Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan, Wiranto menegaskan, proses hukum harus berjalan dengan baik, agar kualitas penegakan hukum dirasakan betul oleh masyarakat. Kasus yang terjadi belakangan ini misalnya di Yogyakarta dan tempat lainnya perlu proses untuk mengetahui motif dari kejadian tersebut.

Lebih lanjut dijelaskan, by proses dalam mengungkap kasus merupakan wajib dilakukan, karena itu masyarakat untuk tidak menduga-duga, apalagi merasa ketakukan atas teror tersebut. Karena itu pemerintah telah mengantisipasi untuk tidak terjadi masalah serupa di tanah air.

Konsentrasi penegak hukum selama ini juga mengawal proses hingga pilkada serentak. Pada pertemuan yang dihadiri akademisi dari seluruh Indonesia, penegak hukum, Ombudsman, dan sejumlah pejabat lainnya itu membahas secara detail mengenai upaya penguatan kedudukan dan posisi Kejaksaan dalam konstitusi Indonesia.

 

SmartNews.Com