IMAGE PERADI Denpasar Bantu Masker dan Hand Sanitizer
Kamis, 14 Mei 2020
      Sentralbali.com - Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi)  DPC Denpasar menyalurkan bantuan gratis  berupa  Masker dan Hand Sanitizer kepada seluruh Anggota Peradi Denpasar. Ketua  Peradi  Denpasar Budi Adnyana SH.MH, Kamis (14/5/2020) ... Read More...
IMAGE PWI Bali Pilih Bagikan Ribuan Masker
Sabtu, 25 April 2020
      Sentralbali.com - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI)  Provinsi Bali menggelar aksi sosial dengan membagikan ribuan masker kepada masyarakat di beberapa lokasi seperti di seputaran  Jalan Maruti dan Pasar Cokro, Denpasar,... Read More...
IMAGE Laksmi Duarsa, Pentingnya Berbagi Dimasa Sulit
Selasa, 21 April 2020
      Sentralbali.com - “Berbuat untuk sesama dimasa sulit jauh lebih berarti daripada memberi saat mereka berlebih dalam situasi bahagia,”prinsip itu yang disampaikan dokter spesialis kulit Laksmi Duarsa, mengawali perbincangan dengan Sentralbali.com, Rabu (21/4/2020).... Read More...
IMAGE Aksi Sosial KONI Gianyar Perangi Covid-19
Selasa, 07 April 2020
      Sentralbali.com - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Gianyar  melakukan aksi sosial penanggulangan Covid-19. Aksi sosialisasi dan pembagian Hand Sanitizer serta edukasi penanggulangan Covid-19 menyasar pengendara sepeda motor, tukang parkir, pangkalan ojek... Read More...
IMAGE Pelayanan Pastoral Gereja Katolik di Denpasar Dihentikan
Sabtu, 21 Maret 2020
          Sentralbali.com - Mencermari gejala wabah penyebaran virus Corona yang semakin meluas bahkan ancaman yang kini semakin nyata, Gereja Katolik Keuskupan Denpasar yang mewilayahi Bali dan NTB, menghentikan semua jenis pelayanan Pastoral, seperti ibadat ekaristi di... Read More...

Paus 50 Ton Mati di Batu Tumpeng Klungkung

Paus

 

Sentralbali.com-Warga Klungkung dan sekitarnya tumpah ruah ke Pantai Batu Tumpeng, Senin (14/3/2016). Mereka ingin melihat peristiwa langka berupa satu ekor Paus Raksasa seberat 50 ton, panjangnya mencapai 16,2 meter, dalam kondisi mati di pantai Batu Tumpeng, Desa Gelgel Klungkung.

 

Paus warna hitam tersebut ditemukan nelayan setempat pukul 04.00 Wita. Ikan raksasa ini ditemukan pertama kali oleh dua orang nelayan yakni I Nengah Sunarta 37 asal banjar Jumpai Kawan, Jumpai, Klungkung bersama rekanya I Nengah Darpa 35 asal sama.

 

Kedua nelayan tersebut saat itu hendak ke pantai Batu Tumpeng untuk membuka jarring Lobster. Saat itu dia melihat ikan tersebut dalam kondisi sudah tidak bergerak dan diduga sudah mati. Selang beberapa jam masyarakat Klungkung dan sekitarnya mulai berdatangan untuk menyaksikan ikan raksasa tersebut. Diantaranya ada yang berusaha mendekati hanya untuk ber selfia ria.

 

Kemudian datang anggota Polsek Klungkung untuk mengamankan TKP, dan berkordinasi dengan pihak KSDA dan PPK Klungkung untuk memastikan jenis ikan raksasa tersebut.

 

“Kita belum tahu apa sebab-sebab kematian ikan tersebut,” ujar Kapolres Klungkung AKBP FX Arendra Wahyudi. Ikan tersebut rencananya akan di kubur di pantai setempat.

 

koniidulfitri
SmartNews.Com