KONI Bali Harusnya Beri Perlakuan Sama

Seniweca dan rudy santoso

 

 

Sentralbali.com Sepintas rukun tapi riilnya ada dualisme kepengurusan Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bali hasil Musprov, 5 Maret atas nama Rudy Santoso dan Musprov tanggal 8 April menghasilkan ketua Nyoman Seniweca.

KONI Bali berupaya menyelesaikan permasalah itu secara internal, oleh Wakil Ketua I KONI Bali, I Gusti Ngurah Oka Darmawan dibuka kran mediasi, tapi baru tahap I, dan jadwal tahap II batal dilakukan karena Rudy Santoso ada kesibukan yang tidak bisa ditinggalkan.

Lantas apa yang harus diperbuat KONI Bali selaku ‘orang tuanya’ Pengprov cabang olahraga? Bila condong di salah satu pihak atau menganaktirikan salah satu diantaranya tentu sangat tidak mendidik. Sebagai gambaran pasca Musprov IMI kubu Rudy Santoso, KONI Bali mengeluarkan rekomendasi dan telah dikirim ke Pengurus Pusat (PP) IMI. KONI Bali wajib memberlakukan hal sama kepada IMI pimpinan Nyoman Seniwseca, memberi rekomendasi kepengurusan ke PP IMI untuk memperoleh legalitas.

Selaku top organisasi KONI Bali tidak perlu risau, dan tidak perlu berpikir ruwet-ruwet lagi tentang surat menyurat yang dikirimkan PP IMI ke KONI Bali. Karena PP IMI terkesan memelihara dualisme ini untuk kepentingannya, terbukti dengan mudahnya memberi tugas kepada pengurus pusat untuk menghadiri acara yang digelar Rudy Santoso, dan begitu pula PP IMI memberi mandat kepada pengurusnya, mengutus dua orang hadir di Musprov yang digelar Nyoman Seniweca.

Bila PP IMI memberi mandate untuk menghadiri kegiatan Rudy Santoso dan Nyoman Seniweca, bukankah sama artinya mengakui keberadaan dualisme kepengurusan, namun jika mengacu AD/ART kepengurusan cabang olahraga tidak dibenarkan dualisme tersebut.

Lalu apa yang disasar PP IMI dengan dualisme IMI Bali?

Wakil Ketua II KONI Bali Marioto Subekti berharap kedua kubu untuk segera menyatu, karena tugas IMI sudah di depan mata. “Saya sangat prihatin bila kondisi terus berlarut-larut, sementara para atlet menanti hasil konkrit dari ketua IMI, apalagi Porprov Bali semakin mendekat. Tolong jangan korbankan atlet, lebih baik segera berbenah untuk menatap prestasi cabang otomotif Bali,” pintanya, Senin (24/4/2017).

Bidang Hukum dan Etika KONI Bali Fredrik Billy sependapat rekomendasi kepengurusan IMI Bali versi Nyoman Seniweca segera dikirim ke IMI Pusat. “Memang benar KONI Bali tidak mempunyai kewenangan untuk melegalkan organisasi olahraga anggotanya, sifatnya hanya merekomendasi kepada pengurus pusatnya, dan klimaksnya IMI Pusat yang menentukan langkah apa yang akan diperbuat,” ucap Billy. (Supriyono/ Pimpred Sentralbali.com) Uji Kompetensi Wartawan Utama 6308-PWI/ WU/ DP/ IX/2013/07/03/66.

 

IMAGE Dari Melihat Jadi ‘Keranjingan’ Juara Ditangan
Jumat, 30 Maret 2018
      Sentralbali.com – Cerita penghantar tidur  sepertinya menjadi mujizat bagi  Putu Wahyu Arisanti  dalam menapaki perjalanan di dunia bulutangkis, begitu pula kecintaan orang tua mengajak nonton di setiap event bulutangkis menambah daya gerak untuk lebih... Read More...
IMAGE Indra Sjafri Emban Amanah Poles Timnas U-19
Sabtu, 04 Februari 2017
    Sentralbali.com - Indra Sjafri namanya tersohor seusai membawa Timnas Indonesia U-19 menjuarai ajang Piala AFF U-19. Pada partai final yang digelar 22 September 2013, tim asuhannya sukses mengalahkan Vietnam melalui adu penalty, dengan skor 7-6 setelah sebelumnya bermain imbang 0-0. ... Read More...
IMAGE Irfan Bachdim Daya Pikat Bali United
Selasa, 17 Januari 2017
    Sentralbali.com -Irfan Bachdim pemain keturunan Belanda yang pamornya mulai bersinar saat membela Timnas Indonesia di Piala AFF 2010, kini berlabuh ke tim Bali United, dan Kamis (12/1) diperkenalkan ke awak media, di Kuta. Sebelum menetapkan pilihannya di Bali United, pemilik nama... Read More...
IMAGE Kiper Wardana ‘Pulang Kampung’
Kamis, 05 Januari 2017
    Sentralbali.com-I Made 'Kadek' Wardana, Penjaga Gawang kelahiran 31 Desember 1981 di Ubud, Gianyar, mengawali kiprahnya di bawah mistar gawang mulai tahun 2004 bergabung di Persegi Gianyar. Setelah itu aksinya terus berlanjut membela Persikab Bandung dan Pelita Jaya. Terakhir Ia... Read More...
IMAGE Gesi Raih Master Nasional Wanita
Senin, 26 September 2016
    Sentralbali.com-Kendati secara tim, catur putri Bali tidak berhasil meraih medali di hajatan PON XIX tahun 2016 di Jawa Barat, tetapi secara individu, salah satu pecaturnya Gracelia Paramamesthi Samekto berhasil meraih predikat bergengsi Master Nasional Wanita ( MNW ). Gadis kelahiran... Read More...
SmartNews.Com