Komang, Urusan Prestasi Ngaku Belum Puas

km harik silat 1

 

 

Sentralbali.com - Tidak mudah mewujudkan impian menjadi kenyataan, perlu proses panjang, banyak pengorbanan, tapi disiplin tidak mengikari hasil. Itulah yang disampaikan Komang Harik Adiputra, Minggu (12/7/2020) mengawali pembicaraan tentang prestasi yang diukir, kepada Sentralbali.com.

Pesilat yang kini menginjak usia 25 tahun, sudah mengantongi status gelar juara, baik Nasional dan Internasional. Prestasi diukir sejak pelajar tahun 2010 hingga tahun 2019 (pra-PON tahun 2019 di Jakarta tampil sebagai juara I kelas E Putra). Selama sembilan tahun merasakan naik podium dan tercatat empat kali mengikbarkan merah putih di mata dunia dari aksinya di cabang olahraga pencak silat.

Tahun 2017 di Korea, pada kejuaraan 3rd Asian Pencak Silat Champioship, namun segahun kemudian Komang Harik Adiputra hanya kebagian medali perak di Bergium Open 2018 yang berlangsung di Belgia. Berbekal pengalaman dan kelemahan diri sendiri terus diperbaiki dan mengamati permainan lawan, maka selama setahun 3 gelar juara diraih, yakni Invitation Tournament Asian Games, di Jakarta, Asian Games XVII/2018 di Jakarta-Palembang dan Kejuaran Dunia (World Champion) di Singapura.

Pesilat merah putih yang akrab disapa Mang Harik itu membuat kejutan mengukir prestasi di PON XIX/ Jawa Barat tahun 2016. Ketika tampil di pra-PON di Gorontalo tahun 2015 hanya kebagian medali perunggu atau menempati posisi tiga. Tapi berkat kedisiplin yang selama mengikuti proses pelatihan, Mang Harik mengubah perunggu menjadi medali emas, pada PON XIX/Jabar tahun 2016.

“Memang benar saat pra-PON hanya kebagian perunggu di kategori laga kelas E Putra. Tapi pada PON di Jawa Barat saya masuk final dan menghadapi pesilat tuan rumah Jabar. Meski kondisi muka berdarah bagi saya belum selesai sebelum babak ketiga berakhir. Saya tidak pernah mundur ketika tampil di final, dan astungkara saya raih juara satu (medali emas PON Jabar) atau PON pertama yang saya ikuti,”ujar Mang Harik, yang menyebut sukses berlanjut pada tahun 2018, yakni menyumbang medali emas Asian Games, mengalahkan musuk bebuyutannya dari Malaysia.

Sukses itu akhir berlanjut hingga tahun 2019. Tentu bicara prestasi Mang Harik mengaku belum puas, perlu pembuktian lagi pada PON di Papua, di event internasional berikutnya.

“Tekad saya ingin kembali membuktikan raihan medali emas pada PON Papua tahun 2021. Karena itu meski sekarang ada pembatasan aktivitas karena pandemi Covie-19, saya tetap melakukan aktivitas dengan tetap menjalankan protokol kesehatan,”paparnya.(TYA/YON)

CatatanPrestasi Internasional :

1. Juara III (perunggu ) kejuaraan dunia (world champion) 2016 di Bali

2. Juara III (perunggu) kejuaraan belgium open 2017 di Belgia

3. Juara III (perunggu) sea games 2017 di Malaysia 

4. Juara I (emas) kejuaraan 3rd asian pencak silat championship 2017 di Korea 

5. Juara II (perak) belgium open 2018 di Belgia

6. Juara I (emas) invitation tournament asian games 2018 di Jakarta

7. Juara I (emas) XVIII Asian Games 2018 di Jakarta-Palembang

8. Juara I (emas) kejuaran dunia(world champion) 2018 di Singapore

   

Nasional :

1. Juara III (perunggu ) kejuaraan pencak silat antar PPLP 2010 di Gorontalo 

2. Juara I ( emas ) kejuaraan pencak silat  antar PPLP 2011 di Jambi

3. Juara III (perunggu) Prapon 2015 di Gorontalo 

4. Juara I (emas ) PON 2016 di Jawa Barat 

5. Juara I Prapon wilayah 1 2019 di Jakarta

 
koniidulfitri
IMAGE Komang, Urusan Prestasi Ngaku Belum Puas
Minggu, 12 Juli 2020
    Sentralbali.com - Tidak mudah mewujudkan impian menjadi kenyataan, perlu proses panjang, banyak pengorbanan, tapi disiplin tidak mengikari hasil. Itulah yang disampaikan Komang Harik Adiputra, Minggu (12/7/2020) mengawali pembicaraan tentang prestasi yang diukir, kepada... Read More...
IMAGE Tekad Gecy Kejar Prestasi Sampai Tuntas
Kamis, 01 November 2018
      Pecatur Badung Angkat Nama Bali di Kejurnas 2018 Sentralbali.com – Menggaet  prestasi tidak mudah didapat, harus banyak mengorbankan aktivitas terutama masa-masa bermain. Bagi Gracelia Paramesti Samekto, mengorbankan kesenangan bermain dengan sesama teman sebaya,... Read More...
IMAGE Dari Melihat Jadi ‘Keranjingan’ Juara Ditangan
Jumat, 30 Maret 2018
      Sentralbali.com – Cerita penghantar tidur  sepertinya menjadi mujizat bagi  Putu Wahyu Arisanti  dalam menapaki perjalanan di dunia bulutangkis, begitu pula kecintaan orang tua mengajak nonton di setiap event bulutangkis menambah daya gerak untuk lebih... Read More...
IMAGE Indra Sjafri Emban Amanah Poles Timnas U-19
Sabtu, 04 Februari 2017
    Sentralbali.com - Indra Sjafri namanya tersohor seusai membawa Timnas Indonesia U-19 menjuarai ajang Piala AFF U-19. Pada partai final yang digelar 22 September 2013, tim asuhannya sukses mengalahkan Vietnam melalui adu penalty, dengan skor 7-6 setelah sebelumnya bermain imbang 0-0. ... Read More...
IMAGE Irfan Bachdim Daya Pikat Bali United
Selasa, 17 Januari 2017
    Sentralbali.com -Irfan Bachdim pemain keturunan Belanda yang pamornya mulai bersinar saat membela Timnas Indonesia di Piala AFF 2010, kini berlabuh ke tim Bali United, dan Kamis (12/1) diperkenalkan ke awak media, di Kuta. Sebelum menetapkan pilihannya di Bali United, pemilik nama... Read More...
SmartNews.Com