Peringatan Bagi yang Doyan Selingkuh

saksi septiana saat diamankan keluar usai rekontruksi

 

 

Sentralbali.com - Masih segar dalam ingatan, pembunuhan akibat perselingkuhan. Jumat (13/12/2013) Polres Klungkung menggelar rekontruksi pembunuhan terhadap korban Nyoman  Wirayanta alias Blecing (28).

Sebanyak 18 adegan diperankan Imran Syahroni (35) tersangka sekaligus suami dari Luh Putu Ayu Septiana Dewi (28). Rekontruksi mulai pukul 10.00 Wita dilakukan di dua tempat di Kafe Nirmala dan TKP Pembunuhan di rumah Makan Taliwang Kania II di Jalan by Pas IB Mantra, Jumpai, Klungkung.

Diawali dengan korban dan tersangka minum-minum di kafe. Selanjutnya dilakukan di Warung Taliwang Jalan By Pas IB Mantra. Rekontruksi di rumah makan tersebut ada 14 adegan termasuk salah satunya yang paling sadis saat tersangka menebas leher korban. Saat rekontruksi di warung Taliwang saksi Septiana Dewi juga didatangkan petugas.

Pengamanan rekontruksi dipimpin langsung Kapolsek Klungkung Kompol Ketut Sutaman. Hadir juga Kasat Lantas Polres Klungkung AKP Suwandi HS. Sekitar satu pleton jajaran Polsek Klungkung dilibatkan.

Begitu saksi Septiana datang warga langsung meringsek mendekat. Setiana turun dari mobil Ferosa merah dengan dikawal Polwan. Ibu tiga anak tersebut mempergunakan celana jean dan jaket warna abu-abu dengan mantel menutup kepalanya.

Septiana langsung diajak masuk ke dalam warung dan masuk ke kamar yang terletak di belakang warung. Tidak lama kemudian datag tersangka Imran dengan pengawalan tim Buser Polres Klungkung.

Imran mempergunakan baju dan celana warna Kuning berisi tulisan Tahanan Polres Klungkung. Tersangka juga mempergunakan tutup kepala dan wajah.

Begitu Imran datang kembali warga merangsek ingin mengetahui pelaku pembunuhan tersebut dari dekat. Namun petugas sigap untuk mengamankanya. Adegan reka ulang pun langsung dimulai dengan diawali tersangka datang dari Kafe Nirmala lewat jalan depan.

Tiba di depan kamar mendengar suara mencurigakan dari dalam kamarnya. Tersangka langsung ke dapur untuk mengambil pisau. Kemudian Imran yang asli Lombok tersebut berputar ke arah belakang kamarnya untuk mengintip ke dalam. Dari lubang di pijok barat kamar yang berdinding triplek tersebut terlihat jelas antara korban dan istrinya sedang berduaan.

Dari sana tersangka kemudian berputar menuju pintu masuk dari sisi timur kamar. Saat itu tiba tiba korban keluar dari dalam kamar, sempat terjadi adu dorong, korban yang sudah memegang pisau dapur langsung menyebetkan pisaunya tersebut sehingga korban tersungkur dengan posisi tertelungkup.

“Korban keluar karena saksi (selingkuhanya,red) tahu kalau ada yang mengintip sehingga menyarankan korban keluar,” ujarnya. Namun sayang saat akan keluar kepergok tersangka yang langsung membantainya. Kemudian Imran menarik korban ke dalam kamar dan mengajak istri serta anaknya pulang ke Gianyar.

Rekontruksi selesai sekitar pukul 10.55 Wita. Polisi juga harus bekerja keras untuk mengajak keluar tersangka dan saksi dari kerumunan masa. Polisi mengajak Septiana terlebih dulu dengan mempergunakan mobil Ferosa kemudian menyusul tersangka Imran dilarikan dengan Kijag warna Coklat milik Polres Klungkung.

Menurut Kasat Reskrim Polres Klungkung AKP Nyoman Suparta unsur berencana tetap kuat. Untuk itu tersangka dijerat dengan pasal bembunuhan berencana 340 KUHP. Ini karena tersangka sempat mengintip kemudian langsung ke depan pintu untuk mencari korban.

Selaian itu tersangka juga dijerat dengan pasal 338 Pembunuhan biasa dan pasal 351 penganiayaan yang membuat tewasnya seseorang.

IMAGE Pangdam IX/Udayana Pimpin Ziarah
Jumat, 25 Mei 2018
    Sentralbali.com – Bangsa yang besar adalah bangsa yang senantiasa menghormati jasa-jasa para Pahlawannya, demikian halnya dengan Kodam IX/Udayana dibawah pimpinan Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Benny Susianto, S.I.P, pada Kamis (24/5/2018) mengajak anggota Kodam IX/Udayana... Read More...
IMAGE Hotel di Bali Digugat Penayangan Piala Dunia 2014
Jumat, 11 Mei 2018
      Sentralbali.com – PT Inter Sports Marketing (ISM)  yang merupakan satu-satunya penerima Lisensi Media Right 2014 FIFA World Cup Brazil TM (Piala Dunia Brazil 2014 -red) dari FIFA lagi mengajukan gugatan perbuatan melawan hukum berupa Pelanggaran Hak Cipta dan Ganti... Read More...
IMAGE Pangdam IX/Udayana Lepas Prajurit Pilihan
Sabtu, 21 April 2018
      Sentralbali.com – Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Benny Susianto, S.I.P, kembali melepas Prajurit-prajurit terbaik Yon Zipur 18/YKR sebagai duta Kodam IX/Udayana untuk mengikuti laga bergengsi lomba Peleton Tangkas Tahun 2018, yang dihelat  oleh Mabes TNI Angkatan... Read More...
IMAGE Kodam Terima Calon Perwira Prajurit Karier Tenaga Kesehatan
Kamis, 22 Maret 2018
        Sentralbali.com – Kodam IX/Udayana memberikan kesempatan kepada generasi muda yang ada di Provinsi Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur, yang memiliki latar belakang pendidikan Tenaga Kesehatan untuk menjadi calon Perwira Prajurit Karier (PA PK) TNI... Read More...
IMAGE Gugatan Piala Dunia, Coco Mart Mengajak Damai
Rabu, 17 Januari 2018
  Sentralbali.com – Gugatan  Penayangan  Piala Dunia Brazil tahun 2014 oleh pelaku bisnis di Bali tanpa ijin terus berlanjut. Pemegang lisensi yaitu PT. Inter Sport marketing dan PT. Nonbar, melakukan upaya hukum  baik secara pidana  maupun secara  perdata bagi... Read More...
IMAGE Polisi Amankan Ikan Marlin Beku di Gilimanuk
Minggu, 07 Januari 2018
  Sentralbali.com -   Jajaran Polsek Kawasan Laut Gilimanuk kembali menggagalkan barang komoditi yang dikirim tanpa dilengkapi dengan sertifikat kesehatan karantina hewan daerah asal. Sebanyak 1 ton ikan marlin beku yang diangkut kendaraan pick up Mitsubishi L 300 No Pol K 9680 UW,... Read More...
IMAGE Di Jembrana Polisi Halau Sekelompok Massa
Minggu, 07 Januari 2018
    Sentralbali.com -   Menghadapi Pemilihan Gubernur Bali dan Wakil Gubernur Bali di tahun 2018 ini, pihak Polres Jembrana sudah melakukan persiapan pengamanan. Bentuk persiapan tersebut dengan menggelar simulasi atau latihan latihan Pra Operasi (Latpraops) Mantap Praja dengan... Read More...
SmartNews.Com