Soal SK Jumlah Cabor Porprov, KONI Bali Kok ‘Lelet’

Id. Supriyono

 

Sentralbali.com Hingga, Sabtu (18/3/2017) KONI Bali sebagai penanggung jawab Pekan Olahraga Provisi (Porprov) Bali belum mengeluarkan Surat Keputusan (SK) terkait jumlah cabang olahraga yang dipertandingkan pada Porprov Bali September mendatang. Lambatnya KONI Bali mengeluarkan SK jumlah cabang olahraga yang dipertandingkan dan dilombakan pada multi event olahraga dua tahunan itu, menjadi pertanyaan besar. Kenapa KONI Bali ‘Lelet’?

Porprov Bali sudah di depan mata bila event itu berlangsung September 2017 di Kabupaten Gianyar. Anehnya KONI Bali belum juga memutuskan berapa cabang olahraga yang resmi dipertandingkan dan dilombakan, serta cabang olahraga eksibishi. Leletnya KONI Bali memutuskan jumlah cabang olahraga tersebut, jelas akan berpengaruh terhadap Gianyar selaku tuan rumah. Tidak saja menyangkut Sumber Daya Manusia Kepanitiaan di setiap cabang olahraga, tapi juga finansial. Jelasnya semakin banyak cabang olahraga yang dipertandingkan, maka jumlah atau keperluan SDM dan dana mengikuti.

Persoalannya sudahkan KONI Bali memikirkan hal tersebut? Wajar bila KONI Gianyar mengeluh soal lambatnya KONI Bali memutuskan jumlah cabor resmi dan eksibisi pada Porprov Bali mendatang. Kata Ketua Umum KONI Gianyar Ketut Jagra Sunu, penetapan jumlah cabang olahraga itu sangat terkait dengan usulan dana ke Pemkab Gianyar. Rancangan yang sudah masuk usulan sebanyak 30 cabang olahraga, jika ada tambahan cabor lagi, menurut Jagra Sunu dana dari mana, tapi tidak masalah bila KONI Bali membackup seluruh dana kekurangan yang ditimbulkan oleh tambahan cabang olahraga.

Versi Jagra Sunu untuk jumlah cabang olahraga, harusnya KONI Bali lebih awal membahas, sehingga hasilnya menjadi usulan tuan rumah untuk mengalokasikan dana ke Pemkab. Hingga akhirnya bertanya-tanya soal lambannya SK turu.

Apakah lambannya penetapan jumlah cabang olahraga itu terkait dengan ‘ewuh pakewuh’ Ketua Umum KONI Bali terhadap anak buahnya di KONI Bali yang juga sebagai pengurus cabang olahraga. Boleh jadi benar adanya. Sebut saja olahraga Petaque yang baru beberapa tahun berkembang di Bali  dikhabarkan sudah masuk Porprov,  apa karena faktor ketua umumnya Nyoman Yamadhiputra, yang juga Binpres KONI Bali. Lantas bagaimana dengan cabang olahraga Kabaddi, yang kepengurusannya juga dikendalikan Marioto Subekti yang juga Wakil Ketua Umum KONI Bali.

Bisa jadi Suwandi serba ‘keweh’ untuk memutuskan, sehingga terkesan molor dalam mengeluarkan keputusan. Harusnya Ketua Umum KONI Bali Ketut Suwandi, berpatokan pada cabang olahraga yang telah lama mengikuti proses eksibisi diutamakan resmi masuk Porprov. Sementara cabor yang ngantri sebut saja Kabaddi, dan Basball & sofball, yang secara kasat mata mempunyai kemauan keras melakukan pembinaan.

Konkritnya setiap akhir pekan Basball & Sofbaal melakukan pelatihan di Lapangan Niti Mandala Denpasar. Sangat disayangkan bila kemauan KONI Bali menggali potensi atlet internal Bali dan sudah dilakukan Kabaddi dan Basball & sofball tapi tidak diakomolir dalam Porprov Bali.

 

IMAGE Dari Podium Bali Bebas Bicara Apa Saja
Minggu, 13 Mei 2018
  Guru Berharap Bali Bisa Terapkan Satu Kurikulum Mulai Tahun Depan   Sentralbali.com – Podium Bali Bebas Bicara Apa Saja pada hari Minggu (13/5/2018) menjadi tempat beberapa warga masyarakat seperti guru, mahasiswa dan warga lainnya untuk menyampaikan aspirasinya tentang berbagai... Read More...
IMAGE Puluhan Anak Usia Dini Perankan Pahlawan Nasional
Senin, 20 November 2017
    Sentralbali.com  – Sedikitnya 25 anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) baik di Taman Kanak Kanak (TK) maupun Kelompok Bermain (KB), unjuk kebolehan berperan sebagai pahlawan nasional, di atas panggung. Meskipun ada yang masih, kurang berani naik ke pangggung, namun... Read More...
IMAGE Kreatifitas Anak Rangkaian Bulfest
Jumat, 04 Agustus 2017
    Sentralbali.com –  Pemkab Buleleng melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) menyelenggarakan lomba kreatifitas anak, Kamis (3/8/2017), yang dirangkaikan dengan agenda Buleleng Festival (Bulfest). Lomba yang diselenggarakan di halaman Rumah Jabatan Bupati... Read More...
IMAGE Perpustakaan Pelangi Desa Patas Waklil Bali di Nasional
Jumat, 21 Juli 2017
    Sentralbali.com – Kabupaten Buleleng melalui Perpustakaan Pelangi, Desa Patas, Kecamatan Gerokgak mewakili Bali dalam ajang Lomba Perpustakaan Umum (Desa/Kelurahan) Terbaik Tingkat Nasional. Tim Penilai dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (RI) yang dipimpin Syamsul... Read More...
IMAGE GHE Berperan Tingkatkan Kualitas SDM Perhotelan Berkelas Internasional
Selasa, 18 Juli 2017
    Sentralbali.com – Global Hospitality Expert (GHE) meluncurkan program H.E.A.D. (Hospitality Education And Development) Talk diSovereign, Tuban, Badung Senin, (17/7/2017). GHE adalah divisi Professional Hospitality Education and Development dari Sekolah Tinggi Pariwisata Bali... Read More...
SmartNews.Com