Peserta Konfrensi ASEF Kagumi Aplikasi Pengembangan Lingkungan di SMAN 5 Denpasar

 

 sma

 

Peserta Konferensi Guru-guru se  Asia-Eropa, di SMAN 5 Denpasar

 
   

Sentralbali.com Seratus sepuluh guru dari 40 negara yang mengikuti Konfrensi Guru-guru se Asia-Eropa atau ASEF (Asia-Europe Foundation) di Bali, Jumat (1/11/2013) mengunjungi SMAN 5 Denpasar salah satu sekolah unggulan di Kota Denpasar.

Kehadiran para pendidik itu untuk mengetahui dari dekat program-program unggulan yang dilakukan oleh SMAN 5 Denpasar khusunya dibidang pengembangan Lingkungan. Koordinator kegiatan ASEF Dwina Arina Fikrianti mengatakan forum ASEF sasarannya memantapkan kolaborasi dan networking khususnya dalam hal kepedulian terhadap lingkungan.

Selama kegiatan konfrensi juga dilakukan tukar menukar informasi diantara peserta bagaimana perhatian lingkungan, penerapan atau pemberian kurikulum pembelajaran di sekolah yang berbasis lingkungan. “Para peserta mengetahui bahwa SMAN 5 Denpasar sangat konsen terhadap pelesetarian dan pengembangan lingkungan, ternyata SMAN 5 Denpasar benar-benar sudah memperhatikan lingkungan,” kata Dwina.

Hal ini juga diamini oleh salah satu peserta konfrensi dari Malaysia Masinah Sahid. Guru yang mengajar bidang Study Science di negaranya mengaku apresiasi terhadap usaha-usaha yang dilakukan SMAN 5 Denpasar.

Menurutnya Isu lingkungan dewasa begitu penting dalam menjaga ekosistem bumi. Pembelajaran tentang lingkungan sudah semestinya dimulai dari sekolah oleh karenanya menjadi penting konfrensi ini sebagai wahana saling tukar informasi dan menjalin networking antar sekolah-sekolah khususnya dikawasan Asia-Eropa dalam bidang lingkungan.

Sementara itu Kepala Sekolah SMAN 5 Denpasar, Nyoman Winata mengaku bangga sekolahnya sebagai obyek kunjungan dari peserta ASEF. “Kami bersama para guru dan siswa senantiasa memperhatikan lingkungan sekolah sehingga proses belajar mengajar dapat belajar dengan baik,” katanya.

Sekolah yang berhasil meraih penghargaan Adiwiyata ini menurut Winata sejak tahun 2007 lalu begitu gencar menata lingkungan sekolah, dengan menanam beraneka tumbuhan yang membuat lingkungan sekolah hijau dan sejuk.

“Dengan program berwawasan lingkungan kami mengajarkan kepada siswa bagaimana mempunyai persepsi kemudian bertingkah laku serta berpihak pada lingkungan, sehingga para siswa dapat menggetok tularkan tentang arti pentingnya kepedulian terhadap lingkungan,” kata Winata, yang menambahkan masalah lingkungan juga masuk dalam mata pelajaran.*

Tim Putra Criket PON Bali Jamu Tim Sumbar
Minggu, 29 November 2020
Sentralbali.com - Cabang olahraga yang lolos PON mulai membuka diri untuk menerima ajakan latihan bersama atau ujicoba. Boleh jadi  Pertandingan persahabatan itu yang pertama dilakukan cabor yang lolos PON  yakni oleh tim putra criket Bali menjamu tim Sumatera Barat (Sumbar) di... Read More...
IMAGE Golf Tidak Beraksi di PON Papua
Minggu, 22 November 2020
        Perjuangan PB. PGI Sudah Mentok Sentralbali.com - Cabang golf dipastikan tidak dipertandingkan pada hajatan multi event olahraga di Papua tahun 2021 mendatang. Penegasan itu disampaikan Sekjen PB PGI Antony Chandra pada Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) Persatuan... Read More...
IMAGE RRI Denpasar dan Kemkominfo Galang Persatuan di Kalangan Generasi Muda
Rabu, 29 Mei 2019
    Sentralbali.com -   Sebagai generasi penerus, generasi muda mempunyai peranan super penting membangun semangat persatuan pasca pemilu 2019. Dua hal penting yang perlu dilakukan oleh generasi muda, menghembuskan hal positif dan generasi muda menjadi pertahanan dalam arti... Read More...
IMAGE Lomba Fashion Show PAUD Meriahkan BEE III
Rabu, 13 Juni 2018
    Sentralbali.com – Serangkaian Buleleng Education Expo III Tahun 2018, Sebanyak 50 Peserta dari Anak Usia Dini menunjukkan kebolehannya lewat Lomba Fashion Show Pakaian Adat Ke pura, Selasa ( 12/6/2018) di Gedung Kesenian Gde Manik Singaraja. Lomba Fashion show Anak Usia Dini... Read More...
IMAGE Puluhan Anak Usia Dini Perankan Pahlawan Nasional
Senin, 20 November 2017
    Sentralbali.com  – Sedikitnya 25 anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) baik di Taman Kanak Kanak (TK) maupun Kelompok Bermain (KB), unjuk kebolehan berperan sebagai pahlawan nasional, di atas panggung. Meskipun ada yang masih, kurang berani naik ke pangggung, namun... Read More...
koniidulfitri
SmartNews.Com