Baru 70 Persen Sekolah Bersertifikasi ISO

berita 236537 800x600 IMG 20160112 094233

 

 

Sentralbali.com-Tim Asesor dari United Registrar of System (URS), Yeny Yusanty mengakui, International Organization for Standardization (ISO) salah satu media bagi sekolah untuk mengetahui standar pelayanan. Karena dalam penilaian, mutu pelayanan menjadi yang utama, didukung penerapan pola administrasi yang terintegrasi disetiap institusi.

Hal itu disampaikan Yehni Yusanty saat berkunjung ke SMK PGRI 3 Denpasar, diterima Kepala I Nengah Madiadnyana, Selasa (12/1/2016).

“Sekolah kan juga melayani murid, orang tua siswa dan stakeholder. Pelayanan kepada mereka itu yang kita nilai,” ujarnya.

Berbicara sertifikasi ISO, Yeni Yusanty mengatakan, sampai saat ini baru 70 persen sekolah di Indonesia yang melakukan hal itu. Pihaknya mensinyalir, kondisi tersebut disebabkan oleh letak geografis dan perbedaan pola pikir. Tujuh puluh persen sekolah yang telah mengantongi ISO yang akan diaudit secara berkala atau diperbaharui 3 tahun sekali itu, berlokasi di kota-kota besar, semisal DKI Jakarta, Surabaya, Makasar dan Denpasar.

“Kalau sekolah dipedesaan ataupun wilayah pelosok lebih mementingkan penyediaan sarana prasarana serta tenaga pengajar. Jadi mereka belum menganggap sertifikat ISO sebagai hal yang penting,” papar Yeny Yusanty.

n.Madiadnyana

 

 

Sementara itu, Kepala SMK PGRI 3 Denpasar, I Nengah Madiadnyana ketika menerima tim asesor dari United Registrar of System (URS), menjelaskan pihak sekolah, lembaga dan badan lainnya akan lebih mudah mengontrol administrasi jika telah mengantongi ISO.

Madiadnyana mengakui, dulunya ada bantuan khusus dari pemerintah bagi sekolah yang sudah mengantongi ISO, akan tetapi saat ini kebijakan tersebut telah dihapus. Oleh karena itu, ia tidak memungkiri, saat ini banyak sekolah yang sebelumnya berlomba-lomba melakukan audit ISO, mundur perlahan karena tidak ada umpan balik yang signifikan dari pemerintah.

“Dulu ada bantuan pemerintah bagi sekolah yang ber-ISO. Sekarang bantuan itu sudah dihapus. Jadi saat ini banyak sekolah yang mundur perlahan dari proses ISO,’ kata Madiadnyana.

Kemauan dan kemampuan dari masing-masing sekolah menurutnya menjadi kata kunci, karena untuk proses audit ISO, setiap sekolah memerlukan biaya yang tidak sedikit. “SMK PGRI 3 Denpasar, tetap komitmen menjaga kualitas salah satunya mengantongi ISO,” tegasnya.

 

IMAGE Wartawan Diminta Jadi Terdepan Gelorakan Literasi Media
Minggu, 18 November 2018
Sentralbali.com – Kepala Dinas Komunikasi, Informasi dan Statistik (Diskominfos) provinsi Bali,  Ir.  I Nyoman Sujaya mengajak wartawan menjadi yang terdepan secara aktif mengedukasi masyarakat tentang pemanfaatan teknologi informasi melalui kegiatan-kegiatan Literasi Media. ... Read More...
IMAGE Bina Vokalia Bali Diundang Pentas di Jepang
Jumat, 06 Juli 2018
Sentralbali.com – Bina Vokalia Bali (BVB) mendapat kehormatan untuk tampil pada pentas Paduan Suara dalam acara Festival Indonesia atau Malam Perayaan 60 Tahun Persahabatan Indoneisa – Jepang yang diselenggarakan Kedutaan Besar Indonesia di Tokyo, Jepang. Dalam acara yang digelar di... Read More...
IMAGE Lomba Fashion Show PAUD Meriahkan BEE III
Rabu, 13 Juni 2018
    Sentralbali.com – Serangkaian Buleleng Education Expo III Tahun 2018, Sebanyak 50 Peserta dari Anak Usia Dini menunjukkan kebolehannya lewat Lomba Fashion Show Pakaian Adat Ke pura, Selasa ( 12/6/2018) di Gedung Kesenian Gde Manik Singaraja. Lomba Fashion show Anak Usia Dini... Read More...
IMAGE Dari Podium Bali Bebas Bicara Apa Saja
Minggu, 13 Mei 2018
  Guru Berharap Bali Bisa Terapkan Satu Kurikulum Mulai Tahun Depan   Sentralbali.com – Podium Bali Bebas Bicara Apa Saja pada hari Minggu (13/5/2018) menjadi tempat beberapa warga masyarakat seperti guru, mahasiswa dan warga lainnya untuk menyampaikan aspirasinya tentang berbagai... Read More...
IMAGE Puluhan Anak Usia Dini Perankan Pahlawan Nasional
Senin, 20 November 2017
    Sentralbali.com  – Sedikitnya 25 anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) baik di Taman Kanak Kanak (TK) maupun Kelompok Bermain (KB), unjuk kebolehan berperan sebagai pahlawan nasional, di atas panggung. Meskipun ada yang masih, kurang berani naik ke pangggung, namun... Read More...
SmartNews.Com