Di Indonesia Baru 110 Kota Layak Anak Sesuai Target KPP dan PA

 

 LINDA  
 Linda Amalia Sari Gumelar (tengah) Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI. pada Rapat Koordinasi Teknis KLA, di Kuta, Selasa (29/10/2013).

 
   

Sentralbali.com - Dari lima ratusan Kabupaten Kota diseluruh Indonesia, baru 110 yang mendeklarasikan diri sebagai Kabupaten atau Kota Layak Anak (KLA), yang dikoordinir Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia (KPP&PA RI). Beberapa hal menjadi indikator untuk memenuhi kriteria KLA, diantaranya Kelembagaan, Fisik dan Sosial masing-masing Kabupaten Kota.

Menteri Pembedayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, Linda Amalia Sari Gumelar kepada wartawan seusai membuka Rapat Koordinasi Teknis KLA bersama 34 Bupati Walikota se-Indonesia, di Kuta, Selasa (29/10/2013) menjelaskan, jumlah Kabupaten Kota yang mendeklarasikan sebagai KLA atau Kota Layak Anak, sudah memenuhi target Kementrian Pembedayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, yaitu 100 KLA pada tahun 2014.

"Tadi saya sampaikan ada 110 yang sudah melaunching Kabupaten Kota Layak Anak. Kita tahu total ada sekitar 500 seharusnya. Kalau target dari KPP&PA sampai 2014 itu 100, jadi sebetulnya secara target yang ingin kita capai, ini sudah memenuhi," ungkapnya.

Ia meyakini, besarnya animo sekaligus komitmen Bupati dan Walikota di Indonesia, khususnya pada upaya penyediaan dan pemenuhan hak anak, akan meningkatkan jumlah KLA di Indonesia. Sayangkan, dari 110 Kabupaten Kota tersebut, sejauh ini belum semuanya dapat diklasifikasikan sebagai KLA, melainkan masih menuju pada tahap penyempurnaan.

"Dari 110 baru 60an yang menerima sertifikat, sebagai KLA type pratama, nindya dan madya," kata Linda Gumelar.

Lebih lanjut Linda Amalia Sari Gumelarmengatakan, pemenuhan KLA sangat diperlukan, mengingat angka Anak Indonesia yang tahun ini menembus 34 persen dari jumlah penduduk di Tanah Air, atau sekitar 84 juta jiwa. Tidak hanya itu Rativikasi Konvensi Hak Anak (HKA) yang tertuang dalam Keputusan Presiden (Keppres) nomor 36 Tahun 1990 juga mengamanatkan, agar pemerintah dan semua elemen masyarakat termasuk kalangan swasta, meningkatkan kualitas tumbuh kembang anak, memenuhi hak serta melindungi anak dari berbagai tindak kekerasan dan perlakuan salah.

 

IMAGE Wartawan Diminta Jadi Terdepan Gelorakan Literasi Media
Minggu, 18 November 2018
Sentralbali.com – Kepala Dinas Komunikasi, Informasi dan Statistik (Diskominfos) provinsi Bali,  Ir.  I Nyoman Sujaya mengajak wartawan menjadi yang terdepan secara aktif mengedukasi masyarakat tentang pemanfaatan teknologi informasi melalui kegiatan-kegiatan Literasi Media. ... Read More...
IMAGE Bina Vokalia Bali Diundang Pentas di Jepang
Jumat, 06 Juli 2018
Sentralbali.com – Bina Vokalia Bali (BVB) mendapat kehormatan untuk tampil pada pentas Paduan Suara dalam acara Festival Indonesia atau Malam Perayaan 60 Tahun Persahabatan Indoneisa – Jepang yang diselenggarakan Kedutaan Besar Indonesia di Tokyo, Jepang. Dalam acara yang digelar di... Read More...
IMAGE Lomba Fashion Show PAUD Meriahkan BEE III
Rabu, 13 Juni 2018
    Sentralbali.com – Serangkaian Buleleng Education Expo III Tahun 2018, Sebanyak 50 Peserta dari Anak Usia Dini menunjukkan kebolehannya lewat Lomba Fashion Show Pakaian Adat Ke pura, Selasa ( 12/6/2018) di Gedung Kesenian Gde Manik Singaraja. Lomba Fashion show Anak Usia Dini... Read More...
IMAGE Dari Podium Bali Bebas Bicara Apa Saja
Minggu, 13 Mei 2018
  Guru Berharap Bali Bisa Terapkan Satu Kurikulum Mulai Tahun Depan   Sentralbali.com – Podium Bali Bebas Bicara Apa Saja pada hari Minggu (13/5/2018) menjadi tempat beberapa warga masyarakat seperti guru, mahasiswa dan warga lainnya untuk menyampaikan aspirasinya tentang berbagai... Read More...
IMAGE Puluhan Anak Usia Dini Perankan Pahlawan Nasional
Senin, 20 November 2017
    Sentralbali.com  – Sedikitnya 25 anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) baik di Taman Kanak Kanak (TK) maupun Kelompok Bermain (KB), unjuk kebolehan berperan sebagai pahlawan nasional, di atas panggung. Meskipun ada yang masih, kurang berani naik ke pangggung, namun... Read More...
SmartNews.Com