Dari Saresehan, Prestasi Olahraga Tergantung Kemauan Pemerintah

peserta sarasehan

 

 

 

 

 

Sentralbali.com Akademisi DR Budiawan mengatakan, prestasi olahraga suatu daerah tergantung “willingness” (kemauan) pemerintah, yang ada kaitannya dengan kucuran dana pembinaan. Besaran dana pembinaan yang disalurkan ke Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) salah satu wujud cerminan kesungguhan menuju pretasi olahraga.

 

“Ironisnya, sampai hari ini saya belum melihat adanya punishment terhadap daerah yang belum mengalokasikan dananya untuk olahraga, padahal payung hukumnya sudah jelas yakni Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional (SKN),” ujar Budiawan di KONI Bali, selaku narasumber Sarasehan bertemakan Pembinaan Olahraga Berkelanjutan Menuju Prestasi, di ruang rapat KONI Bali, Kamis (11/10/2018).

 

Dosen Undhiksa Singaraja itu mengakui, prestasi olahraga tidak semata-mata ditentukan hanya oleh dana, tetapi juga program kepelatihan, sistem pembinaan yang baik, dan sistem rekruitmen atlet yang sesuai standar. Tapi akan lebih pas bila semuanya beersinergis, yakni dana mengimbangi program yang digalang.

 

“Semua faktor itu, yang baik selalu berjalan beriringan sehingga prestasi olahraga sesuai yang diharapkan. Dana dalam dunia olahraga memang menjadi persoalan klasik. Tetapi jika berkaca kepada UU Nomor 3/2005 maka sudah jelas bahwa pemerintah diberi amanat untuk mengalokasikan anggaran bagi dunia olahraga,” jelasnya.

 

Tapi sayangnya di Bali belum semua kabupaten mengalokasikan dananya untuk olahraga. Kalaupun ada, kata dia, nilainya masih sangat kecil dibandingkan dengan anggaran yang dialokasikan kepada dunia pendidikan.

 

 “Padahal untuk pendidikan semua daerah di Bali sudah mengalokasikan minimal 20 persen dari APBD sesuai undang-undang. Tentu tidak menuntut prosentase seperti di pendidikan, tetapi kalau misalnya saja 2 persen dialokasikan untuk dunia olahraga, itu sudah bisa meningkatkan prestasi olahraga kita,” ujarnya.

 

Karenanya Budiawan berharap kepada LSM dan masyarakat untuk berperan aktif mengawasi apakah satu daerah sudah mengucurkan dananya untuk olahraga apa belum. Jika belum maka masyarakat dan LSM mesti mendesak supaya ada kucuran, dan jika sudah ada kucuran, seberapa besar dana tersebut bisa memacu prestasi olahraganya.

 

“Itu sesungguhnya yang kita harapkan dari pemerintah, tetapi hingga saat ini baru komitmen saja bahwa pemerintah daerah mengembangkan olahraga. Tetapi adakah secara eksplisit tercantum dalam APBD berapa persen dana olahraga yang diambil dari APBD suatu daerah di Bali?” tanyanya, dan menambahkan mengutip hasil riset, Budiawan mengatakan secara nasional dibutuhkan 2 persen dari APBN untuk memajukan olahraga di Tanah Air.

 

Mewakili Gubernur Bali, Kadispora Bali Ketut Ngurah Boy Jayawibawa mengatakan hasil sarasehan ini akan menjadi catatan penting untuk disampaikan kepada gubernur. Begitu pula menyangkut keluhan cabang olahraga soal venue olahrga yang bertaraf internasional. Pada kesempatan itu Boy Jayawibawa mengaku dirinya pernah mengusulkan membangun sirkuit khusus dengan fasilitas jalan raya, tapa akhirnya kandas, karena kalah dengan pembangunan skala prioritas di daerah ini.

 

“Saya pernah mengusulkan pembangunan sirkuit jalan raya, saat digunakan jalan itu ditutup, tapi juga tidak bisa diterima, karena masih ada pembangunan yang harus dilakukan oleh Pemprov Bali,” kilahnya.(tya/nox)

 

 

IMAGE Kejurnas Catur 2018, Gecy Masih Dipapan Atas
Jumat, 12 Oktober 2018
          Sentralbali.com – Pecatur Bali asal Badung Gracelia Paramesthi Samekto yang akrab disapa Gecy unggulan pertama Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Catur 2018 di Banda Aceh, hingga babak ke-4 masih bertahan dipapan atas atau bermain di meja satu.   Sampai... Read More...
IMAGE Denpasar Open Cabor Taekwondo Libatkan 1.200 Atlet
Jumat, 12 Oktober 2018
        Sentralbali.com – Lima provinsi memastikan mengirim taekwondoinnya ke ajang kejuaraan taekwondo Denpasar Open, 19-21 Oktober 2018 di GOR Lila Bhuana Denpasar. Ke-5 provinsi itu meliputi Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, NTB, Jawa Barat dan DKI Jakarta. Selain... Read More...
IMAGE FOPI Tabanan Gelar Coaching Clinic
Jumat, 12 Oktober 2018
      Sentralbali.com – Federasi Olahraga Petanque Indonesia (FOPI) Kab. Tabanan bekerjasama dengan KONI Tabanan, menggelar Coaching Clinic dibuka Ketua Umum KONI Tabanan I Dewa Gede Ary Wirawan, bertempat di lapangan Petanque, Komplek Stadion Debes Tabanan, Bali, Kamis... Read More...
IMAGE HUT KONI Ditandai Pemberian Reward
Selasa, 09 Oktober 2018
      Sentralbali.com – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bali akan menggelar kegiatan secara beruntun, memperingati HUT ke-80 KONI. Kegiatan itu dimulai Kamis (11/10/2018) yakni Sarasehan yang melibatkan ketua cabang olahraga anggota KONI Bali, Ketua Umum KONI... Read More...
IMAGE Empat Atlet Bali Memburu Medali di Kejurnas Catur di Aceh
Selasa, 09 Oktober 2018
    Sentralbali.com – Empat pecatur pilihan Bali, Selasa (9/10/2018) menuju Banda Aceh, mengikuti agenda Pengurus Pusat Percasi, yakni Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Catur, 9 hingga 16 Oktober 2018. Keempat atlet itu meliputi Gracelia Paramesthi Samekto (asal Badung) dan Nonia Andyk... Read More...
IMAGE IPSI Jembrana Jaring Pesilat Menuju Porprov Bali 2019
Selasa, 09 Oktober 2018
      Sentralbali.com – Perguruan Seni Pencak Silat (PSPS) Bhakti Negara tampil sebagai juara umum turnamen pencak silat Jimbarwana Cup ke-5 tahun 2018, setelah meraih 14 medali emas, 4 perak dan 2 medali perunggu. Posisi kedua, event yang terpusat di di Mendopo Kesari... Read More...
IMAGE Bali Tambah 10 Pelatih Level II Nasional Cabor Panjat Tebing
Senin, 08 Oktober 2018
        Sentralbali.com – 28 peserta Pelatihan Pelatih Level II cabang panjat tebing yang berakhir, Minggu (7/10/2018), di Denpasar,  3 orang lulus bersyarat, asal Bali, DI Yogyakarta dan Kalimantan Selatan, kemudian 2 orang masing-masing dari Lampung dan Sumatera... Read More...
SmartNews.Com