Atlet Sebut Menyelamatkan Criket Nasional

para atlet kriket

 

 

 

Akui di Kejurnas Pakai Jersey Papua

Sentralbali.com Pertemuan Pengprov Persatuan Criket Indonesia (PCI) Bali, kabupaten/ kota, dan KONI Bali sejatinya lebih banyak keluh kesah yang disampaikan para atlet, dan terkesan samar bahasan pokok soal isu atlet pindah ke Papua. Ketua Umum KONI Bali Ketut Suwandi mengaku bila isu perpindahan atlet rombongan atau satu tim tersebut didapat dari PP. PCI, dan akhirnya ditindaklanjuti dengan pertemuan.

Pada pertemuan, Kamis (19/7/2018), para atlet seperti disampaikan Kadek Gamantika mempertanyakan isu topangan dana Rp1 miliar setiap atlet criket yang mutasi ke Papua untuk tampil pada PON XX/2020.

“Itu tidak benar, dan siapa yang membuat isu tersebut,” keluh Kadek Gamantika, yang menyebut tidak ada janji-janji dari Papua, satu rupiah pun., hanya keinginan untuk membangun criket nasional dari Bali. Tujuan itulah para atlet Bali pada Kejurnas September 2017 menggunakan kostum Papua, karena saat itu kekurangan pemain. Bahkan Papua mengancam jika tidak memiliki atlet maka cabang criket tidak dipertandingkan pada PON.

Namun ketika dicerca tindakan itu merugikan Bali, Kadek Gamantika menyebut apa yang diperbuat untuk kepentingan nasional, supaya criket dipertandingkan di PON. “Apa ruginya, karena Bali mempunyai atlet pelapis yang mempunyai kualitas baik, dan bila dipoles hasilnya lebih baik dari para atlet yang meraih medali emas pada PON XIX/2016 di Jabar,” kilahnya.

Tapi sejauh ini belum ada kepastian apakah atlet-atlet yang disebut-sebut itu pindah ke Papua. Seperti dijelaskan Kadek Gamantika yang juga Kapten Tim Criket PON Bali, menyangkut apakah isu itu benar atau tidak, Ia hanya menjawab lihat saja nanti. “Saya tidak tahu, lihat saja nanti,” ucapnya.

Indikasi kekecewaan altet criket terungkat ketika mereka beramai-ramai menindaklanjuti janji Wagub Bali Ketut Sudikerta, yang sebelum PON, di depan atlet PON Bali menyampaikan bagi atlet yang meraih medali emas, akan dibekerjakan di BUMN maupun perusahaan daerah.

Kenyataannya versi Kadek Gamantika, ketika pembukaan bursa kerja di RS. Bali Mandara, para atlet criket yang belum bekerja seluruhnya menagih janji dan membuat lamaran ke RS. Bali Mandara dan administrasi tersebut diperkuat oleh KONI Bali, tapi dari jumlah pelamar tidak satu pun yang diterima.

“Kami sangat kecewa, ternya janji yang disampaikan itu omong kosong,” tegasnya.

Terkait pekerjaan, Ketua Umum KONI Bali Ketut Suwandi membenarkan mereka berbondong-bondong mengajukan lamaran ke RS. Bali Mandara. KONI selaku kepanjangan tangan dari Pemprov Bali, terus mendeteksi proses tersebut, tapi dengan keterbatasan kewenangan KONI Bali, padahal seluruh proses terus dikawal KONI Bali.

“Karena tidak ada kewenangan soal penerimaan pegawai di RS. Bali Mandara, maka kami tidak bisa masuk ke ranah manajemen,” bebernya.

Namun demikian apapun alasannya bila mutasi beramai-ramai atau satu tim tidak dibenarkan secara organisatoris. KONI Bali lembaga resmi ada aturan yang mengikat. Bayangkan bila KONI Bali membiarkan perpindahan itu dengan alasan supaya criket dipertandingkan pada PON, lantas bagaimana bila cabang olahraga lainnya mengajukan mutasi serupa.

“Mutasi itu sudah ada mekanismenya sendiri, tidak bisa hantam kromo. Kok seperti ‘Bedol Deso’ atau seluruh warga desa pindah, layaknya satu tim mutasi, ya tidak bisa dibernarkan,”tegas Suwandi (bersambung).

 

IMAGE KONI Gianyar Lepas 2 Atlet
Jumat, 19 Juli 2019
          Pande Purwatha Terima Putusan Tapi Tidak Puas   Sentralbali.com - Ketua Dewan Hakim Mutasi Atlet yang Diketuai Fredrik Billy, SH.MH, memutus dan mengesahkan atlet atas nama Novia (cabor bridge) dan I Made Sudarma Palguna (Gateball) keduanya atlet Gianyar,... Read More...
IMAGE Gubernur Koster Apresiasi Kemajuan Atlet Xiangqi Bali
Kamis, 18 Juli 2019
    Sentralbali.com - Gubernur Bali Wayan Koster mengapresiasi dan dukungan perkembangan cabang olahraga xiangqi (catur gajah) di Bali yang telah berhasil mengukir prestasi gemilang tingkat nasional. Hal itu terungkap saat Gubernur Koster menerima audensi Pengprov Persatuan Xiangqi... Read More...
IMAGE KONI NTB Menjerit Soal Dana Pembinaan
Rabu, 17 Juli 2019
        KONI NTB Batasi Atlet Menuju Pra-PON Sentralbali.com - Persiapan atlet NTB menghadapi Pra-PON tahun 2019 mengalami masalah  finansial, bahkan ada beberapa atlet tidak bisa ikut Pra-PON. Minimnya dukungan anggaran olahraga dari pemerintah provinsi  juga diakui... Read More...
IMAGE Bali Totalitas Kirim Atlet ke Popnas XV/Papua 2019
Rabu, 17 Juli 2019
      Sentralbali.com - Pulau Dewata melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Bali tidak mau dicap hanya mampu menggelar Pekan Olahraga Pelajar (Porjar), untuk tahun ini komitmen mengirim atlet ke Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XV di Papua, 10 hingga 18 Oktober 2019. ... Read More...
IMAGE Panitia Cabor Jangan Banyak Menuntut
Rabu, 17 Juli 2019
        Soal Dana Kepanitiaan Porprov Bali XIV di Tabanan Sentralbali.com - Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Tabanan, Dewa Gede Ary Wirawan berharap panitia cabang olahraga untuk bisa menyesuaikan diri dengan dana yang ada dan tidak memaksakan kehendak minta... Read More...
IMAGE Lintasan Atletik Tinggal Finishing
Rabu, 17 Juli 2019
      Sentralbali.com - Rekanan yang mengerjakan lintasan atletik di kawasan Stadion Debes Tabanan, sudah melakukan kewajibannya. Meski ditarget pertengahan Agustus sudah rampung, tapi tetap mengedepankan  hasilnya yang berkualitas. Demikian dikatakan Sekretaris Umum KONI... Read More...
IMAGE Optimis GOR Bisa Digunakan Saat Porprov Bali
Rabu, 17 Juli 2019
        Sentralbali.com - Kekhawatiran peserta Porprov Bali XIV/2019 khususnya cabang voli indoor, futsal dan karate yang menggunakan venue GOR Baru yang saat ini sedang dikerjakan, tidak perlu berlebihan, karena pada saatnya bisa digunakan. Gusti Sudita selaku kontraktor,... Read More...
koniidulfitri
koni kab kota
SmartNews.Com