Bali Patut Jadi Percontohan Pembinaan Woodball

sekjen sutarjo n nurianto

 

 

Sentralbali.com    Sekjen Pengurus Pusat Indonesia Woodball Association (PP IWbA), Sutarjo mengakui masih berjuang supaya cabang olahraga woodball resmi dipertandingkan pada hajatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX/2017 Papua. Upaya yang dilakukan salah satunya melakukan komunikasi intens dengan KONI Pusat maupun Panitia PB. PON.

“Sambil menanti keputusan, kami terus menjalin komunikasi dengan Pengurus Besar PON XX, dan informasi terbaru yang kami peroleh cabang woodball masuk ke-43 cabor PON XX di Papua tahun 2020 mendatang,” ujar Sutarjo saat

menghadiri pembukaan pertandingan cabor woodball Porprov Bali XIII/2017 di Lapangan Anoman, Kemenuh Gianyar, Selasa (12/9/2017).

Sutarjo menambahkan, upaya yang digalang lainnya melakukan pendekatan ke sejumlah petinggi di Kabupaten Jaya Wijaya, Papua terkait tempat pertandingan. Prinsipnya, kata Sutarjo, petinggi di Pemerintahan Kabupaten Jaya Wijaya menyambut baik, dan telah menyiapkan tempat sebagai venue cabor woodball.

Ia mengakui pada awalnya tuan rumah PON XX Papua hanya akan mempertandingkan cabor-cabor Olimpiade, karena keterbatasan fasilitas tempat pertandingan. Tetapi, dalam perkembangannya banyak penambahan cabor yang dipertandingkan sehingga tidak terbatas cabor Olimpiade saja.

Dia mengatakan, untuk menggelar cabor woodball tidak memerlukan tempat yang mewah seperti gedung, cukup di hamparan tanah walaupun tidak rata itu lebih bagus karena memberikan tingkat kesulitan tersendiri bagi atlet.

Sebagai cabor yang telah eksebisi di PON XIX/2016 Jawa Barat, kata Sutarjo sudah saatnya woodball dipertandingkan secara resmi di ajang PON. “Kalau untuk PON Remaja II di Kalimantan Timur tahun 2018 mendatang, woodball sudah pasti dipertandingkan,” imbuhnya.

Karena itu kepada Pengprov IWbA seluruh Indonesia minta segera mempersiapkan atletnya untuk berlaga di PON Remaja. Menurutnya, peta kekuatan woodball di Tanah Air masih didominasi Bali, Jawa Tengah dan Banten. Di PON Remaja II maupun PON XX Papua, imbuhnya, woodball mempertandingkan 14 nomor fairway dan stroke competition.

“Pembinaan woodball di Bali berjenjang mulai dari anak-anak hingga dewasa, ini sangat bagus tinggal sekarang bagaimana menjaga atlet-atlet binaannya itu supaya tidak hengkang ke daerah lain, terutama menjelang gelaran PON maupun PON Remaja,” ucapnya.

ubaidillah jembrana

 

 

Bali kata Sutarjo patut menjadi percontohan karena keterlibatan para atlet usia muda. Tidak hanya atlet tapi para wasit/juri juga usia muda. Awalnya Ia mempertanyakan para wasit yang masuk muda-muda memimpin pertandingan, namun akhirnya mengerti dan sebaliknya memberi dukungan system pembinaan cabang woodball yang dilakukan Bali.

Marioto Subekti selaku Ketua Harian Pengprov IWbA Bali menjelaskan, wasit/juri yang memimpin sebagian besar usia muda dalam upaya melakukan tugas dengan baik. Bila fisik prima, maka akan baik pula dalam memimpin pertandingan.

“Para wasit yang turun memang masih berusia produktif bicara soal prestasi atlet woodball. Tapi IWbA Bali menetapkan mereka sebagai wasit/juri dengan pertimbangan matang bahwa yang bersangkutan sudah mentok prestasinya, tapi menguasai aturan main di woodball,” jelasnya.

 

IMAGE FPTI Bali Galang Peningkatan Kualitas Juri
Selasa, 21 Mei 2019
        Sentralbali.com - Sesuai komitmen kepengurusan Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Bali pimpinan Putu Yudi Atmika, program Kursus Juri dan Jalur merupakan aplikasi salah satu agenda yang telah disepakati bersama pengkab/pengkot FPTI se-Bali. Kegiatan selama empat... Read More...
IMAGE RRI Denpasar Launching Program Si-Balet
Selasa, 21 Mei 2019
      Sentralbali.com  - Lembaga Penyiaran Publik  Radio Republik Indonesia (LPP RRI)  Denpasar secara resmi melaunching  program Siaran Bina Atlet (Si-Balet) di Ruang Rapat Kantor Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bali Jumat, (17/5/2019). Kepala LPP RRI... Read More...
IMAGE PABBSI Bali Persiapkan Tiga Lifter ke Pra-PON
Kamis, 16 Mei 2019
    Sentralbali.com - Belakangan ini cabang angkat besi redup, padahal pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX di Jabar 2016 menyumbang 1 emas dan sekeping perak. Atlet tersebut atas nama Luh Sinta Darmariani (emas) dan I Ketut Ariana (perak). Cabang angkat besi boleh dibilang menjadi... Read More...
IMAGE Mau Tahu Kepengurusan PBSI Bali Pimpinan Winurjaya
Kamis, 16 Mei 2019
      Sentralbali.com- Ketua Umum Pengprov PBSI Bali terpilih periode 2019-2023  I Wayan Winurjaya, Rabu (14/5/2019) telah merampungkan susunan kepengurusan, yang selanjutkan disodorkan ke KONI Bali untuk mendapatkan rekomendasi pengesahan ke Pengurus Pusat (PP) PBSI. Winurjaya... Read More...
IMAGE Dispora Segera Evaluasi Porjar Bali
Rabu, 15 Mei 2019
    Sentralbali.com - Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Bali akan segera melaksanakan evaluasi menyeluruh kepada sejumlah kabupaten/kota yang absen atau tidak mengirimkan atlet pada sejumlah cabang olahraga saat pelaksanaan Pekan Olahraga Pelajar (Porjar) Bali 2019. Hal tersebut... Read More...
IMAGE 49 Orang Dari 11 Provinsi Ikuti Diklat Industri Olahraga
Sabtu, 04 Mei 2019
        Bali Jangan Kalah dengan NTB Sentralbali.com – Kementerian Pemuda dan Olahraga  tidak sekedar menggalang peningkatan prestasi olahraga, tapi juga menggelar Diklat Tenaga Teknis Manajemen Promosi dan Pemasaran Industri Olahraga berlangsung 30 April hingga 4... Read More...
IMAGE Winurjaya Terpilih Ketum PBSI Bali, Wirata Mundur
Rabu, 01 Mei 2019
    Sentralbali.com – Wayan Winurjaya yang sebelumnya wakil ketua,  terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Pengprov PBSI (Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia) Bali Periode 2019-2022 pada Musyawarah Olahraga Provinsi Bali (Musorprov), Selasa (30/4/2019) di ruang Rapat... Read More...
koniidulfitri
koni kab kota
SmartNews.Com