Selam dan Muay Thai Cabor Menjanjikan

suwandi ketum

 

 

Sentralbali.com Pasca sukses memperbaikan peringkat pada PON XIX/Jabar 2016, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bali terus gencar mendorong Pengprov Cabang Olahraga melakukan langkah konkrit untuk saling berkompetisi melakukan pembinaan dengan proyeksi sukses di multi event olahraga empat tahun di PON Papua 2020.

Kemudian secara internal KONI Bali juga telah melakukan kajian cabang-cabang olahraga yang diprediksi bisa memberi kontribusi raihan medali emas pada PON mendatang. Kajian tersebut mengacu pada potensi SDM atlet dan potensi alam yang dimiliki Bali.

Ketua Umum KONI Bali Ketut Suwandi, galian terhadap peluang cabang olahraga di luar 17 cabang yang menyumbang medali pada PON XIX/Jabar, hingga kini mulai terlihat hasilnya. Suwandi menyebut cabang muay thai dan selam merupakan cabor yang menjanjikan bisa memberi tambahan medali di luar 17 cabor yang memberi sumbangsih medali pada PON di Jabar 2016. “Hingga penghujung Mei 2017, baru terlihat 2 cabang olahraga diluar 17 cabang olahraga yang telah memperlihatkan hasil di Kejuaraan Nasional. Cabang olahraga itu meliputi selam dan muay thai,” ujar Ketua Umum KONI Bali Ketut Suwandi, di ruang kerjanya, Selasa (30/5/2017).

Cabang selam pada kejurnas meraih sekeping perak, dan berpeluang prestasi itu ditingkatkan, mengingat para atlet yang terlibat baru mendalami cabang selam tapi telah memperlihatkan hasil, meski baru medali perak. “Atlet yang selam yang terlibat adalah mantan perenang yang sudah tidak bisa prestasi lagi, dan beralih ke cabor selam justru hasilnya membanggakan,” kata Suwandi.

Sedangkan satu lagi adalah cabor muay thai. Pada PON XIX/2016 cabang olahraga ini sudah masuk ekshibisi dan sangat berpeluang dipertandingkan pada PON XX/2020 di Papua. Prestasi yang telah ditorehkan di Kejurnas Liga muay thai ke-7 di Bogor, cabang ini mendulang 2 medali emas, dan 4 medali perak. Bagi KONI Bali, prestasi yang diperlihatkan kedua cabang olahraga ini memberi harapan baru atau sesuai dengan program KONI Bali menggali potensi cabang olahraga yang baru muncul untuk dibina secara intensif guna mendongkrak raihan medali di Papua mendatang.

Meski telah memperlihatkan hasil yang baik, tidak bisa menjadi ukuran meraih prestasi sama atau lebih, apalagi cabang olahraga muay thai dan selam tidak menjalankan rutinitas pelatihan. “Program pelatihan harus digalang, jangan pernah menepuk dada, apalagi laga secara nasional, masing-masing peserta telah mempersiapkan diri. Tidak hanya selam dan muay thai, seluruh cabang anggota KONI Bali wajib menempa diri untuk bersama-sama mengangkat derajat olahraga Bali di mata nasional,” pintanya.

Lebih lanjut dijelaskan, cabang selam pada PON Jabar memperebutkan 22 medali emas, sedangkan pada ekshibisi PON, muay thai menyediakan 12 medali emas. Menurut Suwandi potensi di kedua cabang itu sudah terlihat, sekarang yang diperlukan kesungguhan dalam membina dan para atlet dalam menjabarkan program pelatihan dan kemandirian berlatih.

Khusus cabang muay thai sangat berpeluang resmi dipertandingkan pada PON mengingat sudah masuk dalam agenda di SEA Games, Malaysia 2017. “Kami berharap muay thai bisa secara resmi dipertandingkan pada PON mendatang. Peluang itu sangat terbuka, mengingat belum ada pernyataan resmi berapa cabang olahraga yang dipertandingkan pada PON mendatang,” bebernya.

 

IMAGE FPTI Bali Galang Peningkatan Kualitas Juri
Selasa, 21 Mei 2019
        Sentralbali.com - Sesuai komitmen kepengurusan Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Bali pimpinan Putu Yudi Atmika, program Kursus Juri dan Jalur merupakan aplikasi salah satu agenda yang telah disepakati bersama pengkab/pengkot FPTI se-Bali. Kegiatan selama empat... Read More...
IMAGE RRI Denpasar Launching Program Si-Balet
Selasa, 21 Mei 2019
      Sentralbali.com  - Lembaga Penyiaran Publik  Radio Republik Indonesia (LPP RRI)  Denpasar secara resmi melaunching  program Siaran Bina Atlet (Si-Balet) di Ruang Rapat Kantor Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bali Jumat, (17/5/2019). Kepala LPP RRI... Read More...
IMAGE PABBSI Bali Persiapkan Tiga Lifter ke Pra-PON
Kamis, 16 Mei 2019
    Sentralbali.com - Belakangan ini cabang angkat besi redup, padahal pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX di Jabar 2016 menyumbang 1 emas dan sekeping perak. Atlet tersebut atas nama Luh Sinta Darmariani (emas) dan I Ketut Ariana (perak). Cabang angkat besi boleh dibilang menjadi... Read More...
IMAGE Mau Tahu Kepengurusan PBSI Bali Pimpinan Winurjaya
Kamis, 16 Mei 2019
      Sentralbali.com- Ketua Umum Pengprov PBSI Bali terpilih periode 2019-2023  I Wayan Winurjaya, Rabu (14/5/2019) telah merampungkan susunan kepengurusan, yang selanjutkan disodorkan ke KONI Bali untuk mendapatkan rekomendasi pengesahan ke Pengurus Pusat (PP) PBSI. Winurjaya... Read More...
IMAGE Dispora Segera Evaluasi Porjar Bali
Rabu, 15 Mei 2019
    Sentralbali.com - Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Bali akan segera melaksanakan evaluasi menyeluruh kepada sejumlah kabupaten/kota yang absen atau tidak mengirimkan atlet pada sejumlah cabang olahraga saat pelaksanaan Pekan Olahraga Pelajar (Porjar) Bali 2019. Hal tersebut... Read More...
IMAGE 49 Orang Dari 11 Provinsi Ikuti Diklat Industri Olahraga
Sabtu, 04 Mei 2019
        Bali Jangan Kalah dengan NTB Sentralbali.com – Kementerian Pemuda dan Olahraga  tidak sekedar menggalang peningkatan prestasi olahraga, tapi juga menggelar Diklat Tenaga Teknis Manajemen Promosi dan Pemasaran Industri Olahraga berlangsung 30 April hingga 4... Read More...
IMAGE Winurjaya Terpilih Ketum PBSI Bali, Wirata Mundur
Rabu, 01 Mei 2019
    Sentralbali.com – Wayan Winurjaya yang sebelumnya wakil ketua,  terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Pengprov PBSI (Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia) Bali Periode 2019-2022 pada Musyawarah Olahraga Provinsi Bali (Musorprov), Selasa (30/4/2019) di ruang Rapat... Read More...
koniidulfitri
koni kab kota
SmartNews.Com