Angkat Besi dan Criket Sumbang Emas

ariana1

 

 

Sentralbali.com-Kontingen Bali mengalami trend peningkatan medali pada PON XIX/2016 di Jabar, meski masih jauh dari target minimal 20 medali emas. Sampai Rabu (21/9/2016) kemarin menambah 2 medali emas, 1 perak dan 2 medali perunggu, totalnya 6 medali emas, 9 perak dan 14 medali perunggu, dan posisinya masih masuk deretan 9 besar.

Dua medali emas tersebut dipersembahkan dari cabang angkat besi. Lifter Luh Sinta Darmariani yang turun di kelas 63 kilogram dinobatkan sebagai lifter terkuat setelah sukses mengangangkat barbell dengan total angkatan 292 kilogram, medali perak diraih lifter Jawa Barat dan medali perunggu digenggam atlet Papua.

Selain sekeping emas, angkat besi juga menyumbang 1 medali perak berkat tampilan Ketut Ariana kelas 77 kg. Ariana yang digadang-gadang bisa meraih emas, kalah dari lifet Kalimantan Timur atas nama Edi Kurniawan.

sinta n joko kiri

 

 

Pelatih angkat besi PON Bali, Joko Honggono menjelaskan, hasil Ariana sudah maksimal, mengingat rivalnya mempunyai kelebihan. Sedangkan sukses Luh Sinta Darmariani berkat pengaturan berat badan. “Kalau total angkatan Sinta dengan atlet tuan rumah Jabar sama, tapi Sinta diuntungkan dengan berat badan. Ini salah satu strategi untuk meraih emas,” kata Joko Honggono, usai upacara penghormatan pemenang, di komplek stadion Si Jalak Harupat Kabupaten Bandung, Jabar.

Pasca berakhirnya cabang angkat besi dan binaraga, kontingen Bali masih dinanti hasilnya di cabang angkat berat. Dicabang angkat berat mengandalkan I Ketut Widana (74 kg) dan Ni Kadek Ernawati (63 kg). “Peluangnya besar bisa menambah medali bagi Bali, khususnya Ketut Widana secara nasional masih teratas. Keduanya akan tampil tanggal 25 September di komplek Jalak Harupat,” jelasnya.

Sementara itu, kejutan terjadi di cabang criket putra yang tampil di nomor super eight menyabet emas, sekaligus membawa perubahan baru. Tapi sukses dibagian putra tidak diikuti beregu putri yang beraksi di nomor yang sama, tim putri harus puas dengan medali perunggu. “Medali emas di cabang criket merupakan wujud perubahan positif, begitu pula bagian putri. Walaupun hanya perunggu, tim putri telah memperlihatkan usaha maksimal dan mewujudkan perbaikan prestasi secara nasional,” kata pelatih Made Erawan.

Nasib naas menimpa cabang olahraga silat. Cabor yang selama ini ditimang-timang bisa mengulangi sukses saat PON di Pekanbaru, Riau 2012, membawa 6 medali emas. Saat ini harus menerima kenyataan. Di nomor seni beregu dengan materi pesilat Ni Kadek Ratna Dewi, Ni Ketut Risna Dewi dan Ni Luh Putu Eka Pratiwi harus puas, harus iklas menerima perak, setelah dinyatakan kalah.

“Nomor seni di cabang silat, Kamis (22/9/2016) turun di penyisihan hingga final atas nama Gusti Ngurah Arya Yuda Parmita dan Ni Made Dwima Pebriani,” beber Ketua Umum KONI Bali Ketut Suwandi.

Agenda lainnya, Basball beregu menghadapi Jawa Barat, kemudian senam alat lantai dan balok keseimbangan berlaga di final atas nama Anak Agung Istri. Sedangkan cabang lainnya yang berburu medali meliputi menembak, layar, panjat tebing, golf, panahan, catur, biliar, dan bowling.

 

Perolehan Medali PON XIX , Rabu (21/9) Hingga Pukul 22.00 WIB

No. Nama Kontingen Emas Perak Perunggu
1. Jawa Barat 84 47 59
2. Jawa Timur 50 49 44
3. DKI Jakarta 45 50 56
4. Jawa Tengah 10 14 27
5. Sumatera Utara 8 10 14
6. Papua 8 5 12
7. Sulawesi Selatan 7 12 8
8. Riau 6 13 6
9. Bali 6 9 14
10. Sulawesi Tenggara 4 1 7

Sumber : PB. PON XIX/ Jabar 2016

 

IMAGE Putu Toya, Evaluasi Porprov Bali XIV Harus Disikapi Serius
Rabu, 16 Oktober 2019
          Sentralbali.com - Menyandang peringkat delapan pada gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali 2019 diakui sebagai prestasi yang harus disikapi serius,  karena posisi tersebut sangat dekat dengan posisi juru kunci.   Karangasem pada Porprov Bali... Read More...
IMAGE Porprov Bali 2019 Karangasem dan Jembrana Saling Menghindari Juru Kunci
Selasa, 10 September 2019
    Sentralbali.com - Kontingen Karangasem meski baru mendapat 1 medali emas, 4 perak dan 17 perunggu, tetap optimis bisa bangkit menghindari juru kunci Porprov Bali IX/2019. Ketua Umum KONI Kabupaten Karangasem I Putu Toya menjelaskan, rasa optimis tersebut didasari masih banyak cabang... Read More...
IMAGE Api Porprov Mulai Diarak Keliling Bali
Jumat, 06 September 2019
        Sentralbali.com - Api Porprov Bali XIV/2019 mulai diarak keliling Bali setelah diambil melalui proses sakral dan mengandung unsur keagamaan di Pura Luhur Batu Panes di Desa Mangesta, Penebel pada Kamis (5/9/2019). Pengambilan Api Porprov dihadiri antara lain, Gubernur... Read More...
IMAGE Gianyar Sukses Balas Dendam di Cabor Sepak Takraw
Kamis, 05 September 2019
        Tim Putra Denpasar Tundukkan Badung   Sentralbali.com - Tim sepak takraw putri Gianyar  memperlihatkan kualitasnya sekaligus tampil sebagai juara  menggengam mendali emas setelah sukses menundukkan lawan bebuyutan dari Buleleng. “Memang benar ... Read More...
IMAGE Porprov Bali 2019, Denpasar Juara Umum Cabor Judo
Kamis, 05 September 2019
          Fania Farid Rela Tinggalkan Pelatnas Demi Denpasar   Sentralbali.com - Cabang olahraga judo Porprov Bali XIV/2019, telah berakhir, Rabu (4/6/2019) Denpasar menggenggam status juara umum. Lima medali emas yang tersisa diraih Bangli 2 emas, dan Tabanan, Badung,... Read More...
IMAGE Denpasar Melejit di Porprov Bali 2019
Selasa, 03 September 2019
      Sentralbali.com - Cabang olahraga judo yang menyediakan 17 medali emas, tinggal menyisakan 5 keping emas, yakni di kztegori fighter kelas -70 kg, +78 kg, 90 kg, -100 kg dan +100 kg. Lima kategori ini akan diperebutkan seluruh kontingen peserta Porprov Bali XIV 2019, yang... Read More...
IMAGE Toya Sebut Emas Judo Pembangkit Cabor Lainnya
Selasa, 03 September 2019
      Sentralbali.com -  Persaingan sengit di cabang olahraga judo sangat dirasakan, terutama kontingen Jembrana dan Buleleng, hingga Selasa (3/9)  tidak memperlihatkan taksunya. Jangankan medali perak, medali perunggu pun tidak bisa diraih. Justru kontingen Karangasem... Read More...
koniidulfitri
koni kab kota
SmartNews.Com