Mencermati Kembalinya Dana Hibah

PETINGGI KONI BALI  

 

 

Sentralbali.com-Amanah AD/ART KONI, yakni Rapat Anggota (RA) telah terlaksana, Jumat (30/1), di Gedung Mr. Pudja, Eks Pelabuhan Buleleng.  Sesuai Tatib  dihadiri masing-masing 2 orang utusan dari Pengurus Provinsi Cabang Olahraga dan KONI Kabupaten/ Kota se-Bali.

Menyangkut Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Keuangan yang disampaikan Ketua Umum KONI Bali, Ir. Ketut Suwandi. Saat itu Wakil Ketua I, I Gusti Ngurah Oka Darmawan sebagai kendali, setelah Suwandi membacakan LPJ, beberapa detik kemudian Oka Darmawan mengetok palu  sebagai tanda anggota setuju atas LPJ tersebut.

Dari LPJ tersebut yang pantas dicermati, pengembalian dana ke Kas Daerah sebesar Rp689.254.991 yang telah disetor ke Kas Daeran, per 9 Januari 2015. Dana tersisa itu dari dana Hibah yang diterima KONI Bali tahun 2014 sebesar Rp17.343.775.916,90  yang diperoleh dari Pemprov Bali dari APBD Induk dan Perubahan.

Dana yang tersisa yakni dari Operasional KONI sebesar Rp91.575.520,  kegiatan pelatihan Primada Rp13.041.600, kegiatan cabor untuk kejurnas, try out, dan rakernas sebanyak Rp10.351.600, untuk kegiatan kejurprov dan selekprov sebesar Rp27.394.000. Kemudian dana sisa untuk pengembangan dan pengelolaan keolahragaan bidang-bidang Rp36.586.400, kegiatan sport tourism Rp45.000.000, PON Remaja tersisa Rp420.580.190 dan bunga tabungan sebanyak Rp44.725.681. “Banyang dana kegiatan bidang-bidang tidak maksimal, dan hasil efisiensi sehingga kelebihan keseluruhan itu disetor ke Kas Daerah,”ujar Ketua Umum KONI Bali Ketut Suwandi.

Jika dana sisa sebesar itu yang disetor, tentu bertolak belakang dengan kebutuhan cabang-cabang olahraga yang selama ini tak pernah berhenti menjerit ketika menggelar event atau menyangkut tersedianya fasilitas penunjang olahraga bersangkutan. Namun ditilik dari keluhan yang terlontar pengurus cabor atau pelatih, tentu masih jauh dari harapan. Persoalannya sudahkah KONI Bali menyetujui usulan Pengprov yang memang layak diperjuangkan seperti peralatan penunjang? Jika belum sangat disayangkan KONI Bali tak bisa memanfaatkan dana untuk kepentingan dan kemajuan olahraga di pulau dewata.

Pertanyaan yang menggelora apakah pengembalian dana Hibah ke Kas Daerah, sudah pantas atau bentuk ketakutan KONI Bali tidak sesuai juklak dan juknis jika dialihkan untuk pengadaan fasilitas olahraga bagi cabang-cabang olahraga. Bila benar, sudah sepantasnya dana Hibah itu dikembalikan ke Kas Daerah. Namun untuk kedepannya perlu kajian matang dana Hibah yang disesuaikan dengan kebutuhan Pengprov Cabor. Sehingga penyalurannya tepat sararan dan tepat guna.  

Misalnya Operasional KONI Bali kelebihan sebesar Rp91.575.520 atau paling banyak dibanding dana sisa lainnya. Jika perencanaan sebelumnya untuk penunjang aktivitas pembinaa, diyakini Pengprov Cabor semakin menggeliat dalam proses pembinaan.

Yang menjadi pertanyaan lain, adalah kenapa setiap LPJ itu yang menandatangani Wakil Sekretaris Ir, Ida Ayu Ratih Herawati dan Ketua Umum KONI Bali, Ir. Ketut Suwandi. Apakah Sekretaris Umum KONI Bali N. Budi Adnyana, SH, tidak sepaham dengan sistem pengelolaan anggaran dari dana Hibah? Kalau berhalangan kenapa Sekum Budi Adnyana hanya menandatangani Penerimaan dan Pengeluaran Keuangan Gedung, yang tidak dibacakan Ketum KONI Bali saat LPJ tersebut.

Kemudian yang janggal lagi, Pengprov Cabor yang selama ini berkicau terkesan adem ayem dengan pengembalian dana Hibah tersebut padahal mereka selalu mengeluh, soal bantuan yang diterima dari KONI Bali. Apa mungkin mereka tidak mau bicara pada Rapat Anggota KONI Bali, karena dipatri dengan Tatib. Seperti dalam Pasal 7 Hak Suara dan Jumlah Utusan. Pada ayat 7.3 disebutkan bahwa Pengurus KONI Bali tidak mempunyai hak suara di dalam setiap rapat anggota.

Boleh jadi Tatib tersebut mengunci para anggota yang selama ini mendua, sebagai pengurus cabang olahraga dan sebagai pengurus KONI Bali. Sebut saja yang mendua, yakni Fredrik Billy, Ketua Harian Perkemi Bali,  Maryoto Subekti, Ketua Harian IWbA Bali,   Oka Darmawan Ketum Perbasi Bali, Ida Bagus Dipta (PASI), Yamadiputra (Petanque dan IPSI) serta sederet nama lainnya. Sedangkan Nengah Sudiarta (PJSI) yang selama ini berkoar-koar juga terkesan diam. Ada apa dengan Nengah Sudiartha, apakah opersional pembinaan dan program PJSI sudah tercukupi?

Imbas yang dikhawatirkan berikutnya adalah, Pemprov Bali tak akan menyetujui usulan melebihi Rp17 miliar, karena dianggap dana yang digulirkan sebelumnya kebanyakan. Risikonya akan menerima dibawah Rp17 miliar atau berkurang dari jumlah itu.. Berikutnya berharap KONI Bali dengan dana yang diterima bisa menyetujui usulan Pengprov Cabor yang memerlukan perlatan, sehingga KONI tinggal menanti hasil atau prestasi yang baik.

Kemudian berharap pula Pemprov Bali mencermati atas pengembalian dana hibah dan berikutnya mendukung kebutuhan dana  untuk kepentingan pembinaan olahraga, yang mendesak dana Pra-PON dan mengirim kontingen menuju PON XIX, di Bandung, Jawa Barat 2016. (Supriyono)

IMAGE KONI Gianyar Pasang Badan Soal Ekshibisi Cabor Kabaddi
Jumat, 27 November 2020
    Sentralbali.com - Petinggi KONI Gianyar Pande Purwata sangat merespon rencana Pengurus Besar Federasi Olahraga Kabaddi Seluruh Indonesia (PB.FOKSI) terlibat pada Pekan Olahraga Nasional, meskipun cabang olahraga Kabaddi hanya ekshibisi. Bila mengacu hasil Pekan Olahraga... Read More...
IMAGE RAT dan Musorkab akan Dihadiri Bupati Klungkung
Jumat, 27 November 2020
      RAT 17 Desember dan Musorkab KONI Klungkung 18 Desember 2020 Sentralbali.com - Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Klungkung memastikan agenda Rapat Anggota Tahunan dan Musyawarah Olahraga Kabupatan (Musorkab) pada tanggal 17 dan 18 Desember... Read More...
IMAGE PEXI Bali Dapat Bantuan 100 Biji Xiangqi
Senin, 16 November 2020
    Aktivitas Catur Gajah Menggeliat   Sentralbali.com -  Pengrov Xiangqi Indonesia (PEXI) Bali, meski pandemi covid-19  program terus jalan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, melakukan kombinasi aktivitas. Ketika  menerima sumbangan 100 biji Xiangqi dan... Read More...
IMAGE PJSI Bali Upaya Meningkatkan Kualitas Medali SEA Games
Sabtu, 10 Oktober 2020
        Target 6 Emas PON Papua Sentralbali.com – Meningkatkan kualitas stamina bagi 16 atlet terus dilakukan dimasa pandemi covid-19. Tidak ada kontak fisik, tapi guna menjabarkan salah satu teknik bantingan, tim pelatih PON Bali menggunakan alat peraga yang setiap... Read More...
IMAGE Perkemi Bali Pertahankan Tertib Organisasi
Selasa, 01 September 2020
    Sentralbali.com - Pengprov Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (Perkemi) Bali mempertahankan tradisi tertib administrasi. Kurang dari 3 bulan pasca Musorprov tanggal 18 Juni 2020, Perkemi Bali telah mengantongi Surat Keputusan (SK) Kepengurusan periode 2020-2024. SK Pengprov Perkemi... Read More...
IMAGE Perkemi Badung dan Gianyar Menanti Gebrakan Adi Priyanto
Minggu, 05 Juli 2020
    Sentralbali.com - Pengprov Persaudaraan Kempo Indonesia (Perkemi) Bali, di kantor PLN Bali,   menggelar Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) dengan suara bulat memilih Adi Priyanto sebagai Ketua Umum periode empat tahun ke depan, menggantikan Nyoman S. Astawa. Adi Priyanto... Read More...
IMAGE Stadion Kapten I Wayan Dipta Venue Piala Dunia U-20
Minggu, 28 Juni 2020
  Ini Fasilitas Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar   Sentralbali.com - Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, menjadi salah satu pilihan venue Piala Dunia U-20 tahun 2021. Fasilitas mewah kelas Eropa yang ada di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, kata Ketua Asprov PSSI Bali Ketut Suardana,... Read More...
SmartNews.Com