KONI Bali Jangan ABS dan Cabor Hindari Umbar Janji

atletik1

 

Sentralbali.com-Target awal 9 medali emas PON Remaja I/2014 di Surabaya, sejatinya mendekati keberhasilan, jika saja Kontingen Bali tidak  “dikadali” oleh tampilan Gusti Ayu Mardili Ningsih dari cabang atletik.

Meski memberi kontribusi medali emas, pada Pekan Olahraga Nasional (PON)  Remaja I/2014 cabang atletik dinilai melenceng dari target. Keseluruhannya 7 cabong olahraga yang tak sesuai dengan bidikan medali. Ketua Umum KONI Bali I Ketut Suwandi  menegaskan 7 cabang olahraga melenceng dari sasaran dalam perolehan medali pada PON Remaja di Surabaya, Jawa Timur,  meliputi panahan, menembak, renang, anggar, silat, atletik dan bulutangkis. Menurut Suwandi yang paling parah adalah cabang panahan sama sekali tidak menyumbang medali, begitu pula bulutangkis.

Sedangkan cabang renang dari target dua medali emas hanya mampu meraih 1 emas, 1 perak dan dua keping perunggu.  Kemudian menembak hanya meraih 1 perak dari target 2 medali emas. Target melenceng juga terjadi di cabang anggar, sekeping emas yang dibidik realisasinya 1 medali perunggu.  Sementara cabang silat yang selama ini memberi harapan setiap Bali mengikuti event nasional justru hanya kebagian sekeping perunggu, dari target 2 keping emas. Suwandi  menegaskan, cabang atletik yang diharapkan bisa menyumbang medali 2 emas, hanya kebagian 1 medali emas, 3 perak dan sekeping perunggu.

Cabang atletik tak hanya meleset dari target, Ketua Umum KONI Bali Suwandi juga menilai atlet atas nama Gusti Ayu Mardili Ningsih sebagai biang kerok kegagalan cabang atletik. ”Atlet penghuni pelatnas ini terlihat sengaja menggembosi Kontingen Bali, karena tak mau turun dinomor spesialisasi 400 meter. Pada pertemuan dengan atlet sebelum beraksi, seluruhnya menyatakan siap berjuang termasuk Ningsih, tapi ketika pada panggilan ketiga Ningsih justru menghilang. Saya kecewa berat “dikerjain” ketika berjuang di depan khalayak untuk berebut medali,”ucap Suwandi ketika mengenang detik-detik perebutan medali di cabang atletik.

Petinggi KONI Bali,  Senin (22/12/2014 menyatakan, secepatnya akan mencari tahu kenapa Ningsih yang selama ini menjadi tumpuan justru sebaliknya menghancurkan harapan kontingen Bali dan dilakukan di depan umum.

Sementara itu, Ketua Umum Pengprov Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Bali, Ida Bagus Dipta  menyatakan Ningsih atlet Denpasar ini disinyalir juga mengalah dengan atlet DKI Jakarta ketika turun di nomor 200 meter, yang bersangkutan hanya kebagian medali perak.  Tingkah polah yang dinilai Dipta menampar kontingen Bali, ketika yang bersangkutan akan turun di nomor 400 meter. “Nomor ini andalan Ningsih, jika tak ada hal teknis yang mengganjal emas ditangan. Jangankan untuk remaja, dikategori dewasa, nomor ini masih dipegang Ningsih,”kata Dipta.  

Selaku Ketua Umum PASI Bali, Dipta secepatnya bersurat kepada PP PASI  agar penghuni pelatnas tidak direcoki dan melaporkan asisten pelatih Satlat Prima atas campur tangan terhadap Ningsih. “Ke depan kami akan berpikir berlipat-lipat untuk memberi restu kepada atlet yang masuk pelatnas. Dan akan lebih baik pelatnas desentralisasi di Bali seperti yang dilakukan Maria Natalia Londa selama ini,”ucapnya.

Sementara itu, Ketua Pelatda PON Remaja Bali, Maryoto Subekti  bersama Sekretaris Umum KONI Bali Budiadnyana  akan membentuk tim pencari fakta atas tingkah polah Ningsih. “Perlu diselidiki kenapa atlet bersangkutan dengan terang-terangan membelot  ketika di medan laga. Tuga tim ini untuk mengantisipasi kejadian sama pada multi event berikutnya,”tegas Maryoto Subekti.

Meski Ningsi hanya menyumbang sekeping perak, cabang atletik masih diselamatkan dengan kesungguhan dan idealisme tinggi yang dimiliki Ni Luh Mitayuni yang tampil di Lompat Jangkit, meraih medali emas.

Prediksi dan hasil PON Remaja plus segala permasalahannya, pantas menjadi pelajaran berharga bagi KONI dan anggotanya, untuk mempersiapkan diri menuju PON XIX/2016 di Bandung, Jawa Barat. KONI Bali harus memaksimalkan SDM yang dimiliki tak sekedar membaca laporan di atas meja atau Asal Bapak Senang (ABS).

Pola degradasi dan promosi agar benar-benar diterapkan pada Primada, apalagi atlet yang masuk Primada setiap bulan menerima kucuran dana APBD yang besarnya mencapai Rp3 juta. Sedangkan Pengprov Cabang Olahraga (cabor) selaku anggota KONI juga harus tahu diri, jangan sekedar umbar janji.

IMAGE Porprov Bali 2019, KONI Karangasem andalkan 28 Cabor
Minggu, 14 April 2019
    Sentralbali.com - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Karangasem hanya mengandalkan 28 cabang olahraga, untuk memburu prestasi pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali, 9 hingga 19 September mendatang di Tabanan. Hal itu dijelaskan PJS. Ketua Umum KONI Karangasem,... Read More...
IMAGE KONI Buleleng Kunjungi Tuan Rumah Porprov
Kamis, 11 April 2019
  Totalitas Dukung Tabanan Sentralbali.com - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Buleleng sama sekali tidak mempersoalkan tingkat kesiapan KONI Tabanan sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali XIV, 9 – 19 September 2019. Bahkan Ketua Umum KONI Buleleng,... Read More...
IMAGE KONI Tabanan Fasilitasi Program SIWO PWI Bali
Kamis, 11 April 2019
  Sentralbali.com -  Setelah sukses menggelar invitasi Petanque antar wartawan, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Tabanan bersama Seksi Wartawan Olahraga, Persatuan Wartawan Indonesia (SIWO PWI) Bali, Sabtu 13 April 2019 berlangsung laga bersahabatan bulutangkis yang melibatkan... Read More...
IMAGE Pembangunan GOR Baru di Debes Terhenti
Rabu, 10 April 2019
  Sentralbali.com - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Tabanan selaku panitia pelaksana Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali XIV, tidak bisa dipungkiri masih sangat menanti GOR baru yang sekarang berhenti pembangunannya bisa segera dilanjutkan. GOR yang diprediksi berkapasitas 2.500... Read More...
IMAGE A.A. Oka Ratmadi, Pimpin FORMI Bali 2019-2024
Senin, 08 April 2019
    Program Terdekat Siapkan Kontingen Menuju Fornas di Samarinda Sentralbali.com - Senator asal Bali A.A. Oka Ratmadi,DH.,M.Si, kembali dipercaya memimpin Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI) Bali periode 2019-2024, Minggu (7/4/2019) malam dikukuhkan, di Puri Satria... Read More...
IMAGE KONI Buleleng Tetapkan 670 Duta Olahraga Porprov Bali
Kamis, 04 April 2019
    Sentralbali.com -   Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Buleleng, setelah melakukan rentetan dan proses panjang  akhirnya menetapkan 670 orang sebagai duta olahraga untuk terlibat pemburuan medali pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali XIV, September... Read More...
IMAGE Temi dan Aldi Wakil Merah Putih
Senin, 01 April 2019
    Sentralbali.com - Dua pemanjat Bali meliputi Aldi Ode (Jembrana) dan Temi Teli Lasa  (Badung) yang juga penghuni Pelatnas SEA Games, akan mewakili Indoneia di kejuaraan dunia berlangsung di Suitlands. Ketua Umum Pengprov Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Bali Putu Yudi... Read More...
SmartNews.Com