Gubernur Koster : Tak Ada Niat Hapus Sejarah

 koster soal lpd

 

 

 

 

Sentralbali.com -  Di hadapan 1.100 Kepala LPD, Gubernur Bali Wayan Koster, didampingi Ketua Pansus Perda Desa Adat I Nyoman Parta dan Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra meyakinkan bahwa tak ada sedikitpun niatnya menghapus jejak sejarah.

 

“Tidak mungkinlah saya ada niat menghapus sejarah, tidak benar itu,” tegas Koster, menyikapi polemik terkait rencana pergantian kepanjangan LPD dari Lembaga Perkreditan Desa menjadi Labda Pecingkreman Desa, Gubernur Wayan Koster mengadakan ramah tamah dengan Kepala LPD se-Bali di Gedung Jayasabha, Jumat (15/2/2019).

 

Mengenai gagasan perubahan kepanjangan LPD yang tertuang dalam Ranperda Desa Adat, Koster mengatakan bahwa hal itu bertujuan untuk mengantisipasi risiko jangka panjang. Saat ini, keberadaan LPD diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2013 Tentang Lembaga Keuangan Mikro.

 

Ia meminta, Kepala LPD mencermati Ayat 3 Pasal 39 UU tersebut yang berbunyi “Lembaga Perkreditan DesadanLumbung Pitih Nagarisertalembaga sejenis yang telah adasebelum Undang-Undang ini berlaku, dinyatakan diakui keberadaaannyaberdasarkan hukum adatdan tidak tunduk padaUndang-Undang ini”.

 

Mencermati bunyi ayat dalam pasal tersebut, Koster menilai kalau keberadaan LPD hanya diakui, namun secara operasional tidak diatur. Karena itu, ia berpendapat akan lebih aman jika keberadaan LPD diatur dalam hukum adat dan penyebutannya juga menggunakan istilah kearifan lokal.

 

Lebih jauh, Ia pun mengingatkan mengenai kemungkinan perubahan pemerintahan di kemudian hari. Sebab tak menutup kemungkinan kalau pasal yang mengatur LPD itu dihilangkan.

 

Terkait polemik pergantian kepanjangan LPD, Koster mengambil jalan tengah dengan mengakomodir aspirasi arus bawah. “Mau kapan dilaksanakan, silahkan saja. Sampai semuanya cocok dan sepakat, baru jalan,” ujarnya sembari mengingatkan agar seluruh jajaran pengurus LPD jangan hanya berpikir nyamannya sekarang saja, namun harus pula memikirkan antisipasi jangka panjang.

 

Ia menambahkan, akan lebih baik jika LPD tak masuk dalam kategori lembaga keuangan mikro, namun eksis sebagai kearifan lokal yang dilindungi hukum adat. Sehingga keberadaannya aman dan terproteksi dalam jangka panjang. Secara hukum juga diatur dalam hukum adat.

 

Dalam pertemuan itu, Gubernur Koster tetap menawarkan satu pasal yang mengatur keberadaan LPD (Labda Pacingkreman Desa) dalam Ranperda Desa Adat yaitu Pasal 60. Dalam pasal ini disebutkan bahwa desa adat memiliki utsaha desa adat yang terdiri dari Labda Pacingkreman Desa (LPD) dan Baga Utsaha Padruwen Desa Adat (BUPDA).

 

“LPD adalah lembaga keuangannya, sedangkan BUPDA merupakan lembaga ekonomi dan sektor riil di luar keuangan,” bebernya. Selanjutnya keberadaan LPD akan diatur dalam Perda, sementara BUPDA diatur dalam Pergub.

 

Namun sepanjang Perda yang mengatur tentang LPD sebagai Labda Pacingkreman Desa belum ada, yang berlaku adalah Perda Nomor 3 Tahun 2017 yang mengatur LPD sebagai Lembaga Perkreditan Desa.

 

“Suatu saat kalau semua sepakat untuk perubahan, sudah ada payungnya,” Koster menambahkan seraya meminta semua pihak agar menghentikan polemik di media. Menurutnya, semua pihak punya niat baik dan tak ada yang ingin menghancurkan suatu yang sudah baik.

 

Ketua Badan Kerjasama (BKS) LPD Bali Nyoman Cendikiawan dan Ketua Lembaga Pemberdayaan Lembaga Perkreditan Desa (LP LPD) Bali I Nyoman Armaya memuji langkah Gubernur Koster yang mengumpulkan kepala LPD se-Bali. Karena selama 34 tahun keberadaan lembaga perekonomian ini, baru kali ini ada seorang gubernur yang berinisiatif mengundang Kepala LPD ke Jayasabha. 

 

Keduanya berharap agar semua pihak mendukung upaya penguatan LPD. “Kenapa harus rebut soal nama, yang terpenting adalah bagaimana menguatkan keberadaan lembaga ini,” ujar Cendikiawan, yang menambahkan hingga saat ini, Bali memiliki 1.433 LPD dengan total aset mencapai Rp21 Triliun.(hms/nox)

 

IMAGE Dekranasda Bali Turun ke Jembrana
Kamis, 13 Juni 2019
      Sentralbali.com -  Sebagai bentuk komitmen nyata   mendorong kemajuan dan menggairahkan industri kerajinan di Daerah Bali, Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali yang diketuai Ny. Putri Suastini Koster secara terus menerus... Read More...
IMAGE Pasca Libur Idul Fitri Dishub Buleleng Hapus Denda Keterlambatan
Senin, 10 Juni 2019
    Sentralbali.com - Dishub Buleleng  mengeluarkan kebijakan untuk menghapus denda keterlambatan bagi masyarakat yang uji KIR kendaraannya mati bertepatan dengan libur dan cuti bersama Idul Fitri. Penghapusan denda tersebut diungkapkan Kepala Dishub Kabupaten Buleleng, Gede Gunawan... Read More...
IMAGE Pupuk Kaltim Utamakan Keperluan Dalam Negeri
Sabtu, 04 Mei 2019
        Sentralbali.com -  PT Pupuk Kaltim mampu mengekspor urea sebesar 786 ribu ton pada 2018. Ekspor dilakukan setelah kebutuhan dalam negeri terpenuhi. Kapasitas produksi Pupuk Kaltim sebanyak 3,4 juta ton, sedangkan penugasan pemerintah penyaluran subsidinya hanya 1,3... Read More...
IMAGE Koster Dorong Startup Bali Berkembang
Kamis, 21 Februari 2019
    Sentralbali.com - Gubernur Bali Wayan Koster mendukung kehadiran startup lokal dan industri kreatif lainnya yang mendorong UMKM lokal lebih berdaya saing. Hal tersebut disampaikan di sela menghadiri peringatan Hari Teknologi Nasional tahun 2019 di Lapangan Puputan Margarana,... Read More...
IMAGE Soal Bandara di Buleleng, Kogoya Segera Lapor Presiden
Kamis, 21 Februari 2019
    Sentralbali.com - Staf Khusus Presiden Lenis Kogoya berjanji akan memperjuangkan terwujudnya Bandara di Buleleng. Dukungan untuk pembangunan Bandara di Bali Utara diberikannya karena melihat adanya dukungan yang kuat dari masyarakat adat Desa Kubutambahan untuk terwujudnya Bandara... Read More...
IMAGE Gubernur Koster Apresiasi Rencana ASITA Helat BBTF 2019
Senin, 18 Februari 2019
    Sentralbali.com - Gubernur Bali Wayan Koster menerima audensi pengurus Asosiasi Travel Agent Seluruh Indonesia (ASITA) Bali di ruang kerjanya, Senin (18/2/2019). Selain untuk memperkenalkan jajaran pengurus, kedatangan ASITA Bali guna mengundang kehadiran Gubernur Koster pada acara... Read More...
IMAGE Gubernur Koster : Tak Ada Niat Hapus Sejarah
Sabtu, 16 Februari 2019
          Sentralbali.com -  Di hadapan 1.100 Kepala LPD, Gubernur Bali Wayan Koster, didampingi Ketua Pansus Perda Desa Adat I Nyoman Parta dan Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra meyakinkan bahwa tak ada sedikitpun niatnya menghapus jejak sejarah.   ... Read More...
IMAGE Kadin Gianyar Gelar FGD Perang Tarif Hotel
Sabtu, 16 Februari 2019
      Sentralbali.com - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Gianyar menggelar Rapimkab Gianyar dan Focus Group Discustion (FGD) di ruang sidang utama Bupati Gianyar, Jumat (15/5/2019).   Rapimkab yang dibuka Sekretaris Daerah Kabupaten Gianyar I Made Gede Wisnu... Read More...
IMAGE Dekranasda Dorong Pengembangan Produk Kerajinan Lokal
Rabu, 13 Februari 2019
  Sentralbali.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng terus mendorong pengembangan produk kerajinan lokal Buleleng. Upaya tersebut antara lain melalui pembinaan maupun penerbitan ijin usaha serta pemberian bantuan bagi para pengerajin. Di awal tahun 2019  semangat dan upaya tersebut... Read More...
IMAGE Dirjen IKP, Ingatkan UMKM Perkuat Kualitas SDM
Kamis, 06 Desember 2018
    Sentralbali.com – Dirjen IKP Kementerian Komunikasi dan Informatika Rosarita Niken Widiastuti menjelaskan,  banyak bermunculan pengusaha muda, tapi juga tidak sedikit yang gulung tikar. Karena itu Dirjen Niken mengingatkan pelaku usaha Mikro, Kecil dan Menengah UMKM agar... Read More...
koniidulfitri
koni kab kota
SmartNews.Com