Gelar PEFC Forest Certification Week plus Stakeholder Dialogue di Bali

PEFC

 
 
 
Sentralbali.com-PEFC (Programme for the Endorsement of Forest Certification) akan menyelenggarakan PEFC Forest Certification Week / Stakeholder Dialogue di Bali pada tanggjl 14 sampai 18 Nopember 2016. Acara ini akan dihadiri oleh para pengurus, anggota dari 43 negara dan 26 International Stakeholder Members dan stakeholders PEFC dari seluruh dunia.
 
Diketahui, PEFC adalah skema sertifikasi hutan terbesar di dunia. Per 30 Juni 2016, PEFC telah menerbitkan sertifikat pengelolaan hutan lestari kepada 300 juta hektar kawasan hutan di seluruh dunia. Sertifikat PEFC diakui dan diterima oleh korporasi multinasional.
 
Ketua Umum IFCC Indonesia Dradjad H. Wibowo kepada awak media, mengatakan IFCC (Indonesia Forestry Certification Cooperation) adalah NGB (National Governing Body) dari PEFC di Indonesia yang didirikan pada tanggal 9 September 2011. Per Agustus 2016, IFCC memiliki 52 anggota terdiri dari APHI (Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia), grup perusahaan besar (APP Group, RAPP/APRIL dan Sinarmas Forestry), perusahaan sertifikat (PT. AJA Sertifikat Indonesia), serta organisasi non-pemerintah seperti Tropenbos International - Indonesia Programme dan Sustainable Development Indonesia (SDI).
 
“Saat ini IFCC telah memberikan sertifikat kepada 1,2 juta hektar kawasan hutan dan 24 industri pemegang sertifikat lacak balak (Chain of Custody – CoC) di Indonesia” kata Wibowo saat jumpa pers di Sheraton Bali Kuta Resort, Jalan Pantai Kuta, Badung, pada hari Rabu 16 Nopember 2016.
 
Wibowo menyatakan bahwa perusahaan Indonesia yang telah memperoleh sertifikat PEFC antara lain Gramedia, PT. Indah Kiat Pulp dan Paper Tbk. (PT.IKPP Tbk), PT. Riau Andalan Pulp and Paper (PT. RAPP), dll. Dengan logo PEFC/IFCC tersebut, produk – produk kertas, bubur kertas, furniture, dan produk – produk olahan kayu lainnya yang ekspornya terancam oleh boikot lingkungan hidup, kini bisa diterima kembali oleh pasar dunia. “Total nilai ekspor produk – produk tersebut mencapai lebih dari U$$ 10 miliar pada tahun 2015” jelasnya.
 
Disindir mengenai kendala, di Indonesia dianggap kasus sulit, karena memang masih banyak permasalahan di sektor kehutanan yang memang harus di selesaikan oleh pemerintah. Contohnya adalah bagaimana mengenai perijinan, kepastian luasan, kadang ijin itu tumpang tindih.
 
“Ijin itu tumpang tindih, sehingga menimbulkan konflik social yang mengakibatkan perusahaan tidak bisa bersetifikat. Kemudian penegakan hukum, banyak daerah itu dirambah, mafia - mafia dilapangan. Mau tidak mau kami harus membantu pemerintah. Terakhir, pemerintah baru memberikan izin setelah tahun 2010. Jadi membatasi tidak boleh ada hutan yang dirubah sebelum tahun yang sudah ditentukan oleh pemerintah” tambahnya.
 
 
IMAGE Dekranasda Bali Turun ke Jembrana
Kamis, 13 Juni 2019
      Sentralbali.com -  Sebagai bentuk komitmen nyata   mendorong kemajuan dan menggairahkan industri kerajinan di Daerah Bali, Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali yang diketuai Ny. Putri Suastini Koster secara terus menerus... Read More...
IMAGE Pasca Libur Idul Fitri Dishub Buleleng Hapus Denda Keterlambatan
Senin, 10 Juni 2019
    Sentralbali.com - Dishub Buleleng  mengeluarkan kebijakan untuk menghapus denda keterlambatan bagi masyarakat yang uji KIR kendaraannya mati bertepatan dengan libur dan cuti bersama Idul Fitri. Penghapusan denda tersebut diungkapkan Kepala Dishub Kabupaten Buleleng, Gede Gunawan... Read More...
IMAGE Pupuk Kaltim Utamakan Keperluan Dalam Negeri
Sabtu, 04 Mei 2019
        Sentralbali.com -  PT Pupuk Kaltim mampu mengekspor urea sebesar 786 ribu ton pada 2018. Ekspor dilakukan setelah kebutuhan dalam negeri terpenuhi. Kapasitas produksi Pupuk Kaltim sebanyak 3,4 juta ton, sedangkan penugasan pemerintah penyaluran subsidinya hanya 1,3... Read More...
IMAGE Koster Dorong Startup Bali Berkembang
Kamis, 21 Februari 2019
    Sentralbali.com - Gubernur Bali Wayan Koster mendukung kehadiran startup lokal dan industri kreatif lainnya yang mendorong UMKM lokal lebih berdaya saing. Hal tersebut disampaikan di sela menghadiri peringatan Hari Teknologi Nasional tahun 2019 di Lapangan Puputan Margarana,... Read More...
IMAGE Soal Bandara di Buleleng, Kogoya Segera Lapor Presiden
Kamis, 21 Februari 2019
    Sentralbali.com - Staf Khusus Presiden Lenis Kogoya berjanji akan memperjuangkan terwujudnya Bandara di Buleleng. Dukungan untuk pembangunan Bandara di Bali Utara diberikannya karena melihat adanya dukungan yang kuat dari masyarakat adat Desa Kubutambahan untuk terwujudnya Bandara... Read More...
IMAGE Gubernur Koster Apresiasi Rencana ASITA Helat BBTF 2019
Senin, 18 Februari 2019
    Sentralbali.com - Gubernur Bali Wayan Koster menerima audensi pengurus Asosiasi Travel Agent Seluruh Indonesia (ASITA) Bali di ruang kerjanya, Senin (18/2/2019). Selain untuk memperkenalkan jajaran pengurus, kedatangan ASITA Bali guna mengundang kehadiran Gubernur Koster pada acara... Read More...
IMAGE Gubernur Koster : Tak Ada Niat Hapus Sejarah
Sabtu, 16 Februari 2019
          Sentralbali.com -  Di hadapan 1.100 Kepala LPD, Gubernur Bali Wayan Koster, didampingi Ketua Pansus Perda Desa Adat I Nyoman Parta dan Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra meyakinkan bahwa tak ada sedikitpun niatnya menghapus jejak sejarah.   ... Read More...
IMAGE Kadin Gianyar Gelar FGD Perang Tarif Hotel
Sabtu, 16 Februari 2019
      Sentralbali.com - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Gianyar menggelar Rapimkab Gianyar dan Focus Group Discustion (FGD) di ruang sidang utama Bupati Gianyar, Jumat (15/5/2019).   Rapimkab yang dibuka Sekretaris Daerah Kabupaten Gianyar I Made Gede Wisnu... Read More...
IMAGE Dekranasda Dorong Pengembangan Produk Kerajinan Lokal
Rabu, 13 Februari 2019
  Sentralbali.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng terus mendorong pengembangan produk kerajinan lokal Buleleng. Upaya tersebut antara lain melalui pembinaan maupun penerbitan ijin usaha serta pemberian bantuan bagi para pengerajin. Di awal tahun 2019  semangat dan upaya tersebut... Read More...
IMAGE Dirjen IKP, Ingatkan UMKM Perkuat Kualitas SDM
Kamis, 06 Desember 2018
    Sentralbali.com – Dirjen IKP Kementerian Komunikasi dan Informatika Rosarita Niken Widiastuti menjelaskan,  banyak bermunculan pengusaha muda, tapi juga tidak sedikit yang gulung tikar. Karena itu Dirjen Niken mengingatkan pelaku usaha Mikro, Kecil dan Menengah UMKM agar... Read More...
koniidulfitri
SmartNews.Com